BAZMA Pertamina Kirimkan Bantuan Untuk Banjir Lampung Lewat Dompet Dhuafa

BAZMA Pertamina Kirimkan Bantuan Untuk Banjir Lampung Lewat Dompet Dhuafa

Lampung Selatan- Kepedulian untuk korban bencana banjir di Lampung masih terus berdatangan. Terbaru, Yayasan Baituzzakah Pertamina (BAZMA) menyerahkan bantuan uang tunai melalui Dompet Dhuafa Lampung.

Bantuan tersebut kemudian disalurkan oleh Dompet Dhuafa Lampung kepada masyarakat terdampak banjir di Lampung Selatan pada Jum’at (21/02).

Tepatnya di Dusun Kuala Jaya, Desa Bandar Agung, Kec. Sragi, Kab. Lampung Selatan, sebanyak 25 kasur telah disalurkan kepada korban banjir.

Bagi warga Kuala Jaya, banjir sudah menjadi makanan sehari-hari. Pasalnya sejak Oktober tahun lalu, air pasang-surut terus menerjang rumah warga.

“Daerah sini setiap tahun selalu kebanjiran. Tapi tahun ini jadi yang terparah sejak saya tinggal di sini. Bahkan hampir 1 bulanan kemarin air gak pernah berhenti menerjang rumah,” cerita Rengreng salah satu warga terdampak banjir.

Depli, Kepala Dusun Kuala jaya menceritakan bahwa ketinggian banjir dapat mencapai 1 meter. Banjir tersebut mengakibatkan banyak barang-barang warga menjadi basah dan rusak. Termasuk diantaranya kasur yang dimiliki warga.

“Jalan akses ke dusun kami bahkan sempat terendam banjir sekitar 15 hari. Jadi masyarakat terpaksa memutar dengan akses via sungai atau laut,” ucap Depli.

Baca Juga: Warga Terdampak Banjir Lampung Timur Terima Bantuan dari PGN Stasiun Pagardewa–Dompet Dhuafa Lampung

Melalui sinergi kebaikan dengan Dompet Dhuafa Lampung, Bazma berharap dapat terus berkontribusi nyata membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Bazma turut ambil bagian dalam bencana Banjir di Lampung kolaborasi dengan Dompet Dhuafa Lampung. Mudah mudahan ini bisa sedikit membantu keluarga kita yang terdampak,”
ujar Hassan Afif, Direktur Eksekutif Bazma Pertamina.

Nandrianto Suparno, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung mengapresiasi kolaborasi kebaikan ini.

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi Bazma kepada masyarakat Lampung. Ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam hal sosial kemanusiaan,” ujarnya.

Mewakili masyarakat, Depli menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat senang dengan bantuan ini. Memang masyarakat sangat membutuhkan bantuan kasur, sebab banyak yang basah hingga rusak akibat bencana banjir yang datang berkali-kali, ujarnya.

Wujudkan Pendidikan Berkualitas, Paragon Lampung–Dompet Dhuafa Lampung Kolaborasi Kebaikan di Pelosok Lampung

Wujudkan Pendidikan Berkualitas, Paragon Lampung–Dompet Dhuafa Lampung Kolaborasi Kebaikan di Pelosok Lampung

Bandar Lampung–Dompet Dhuafa Lampung dengan Paragon DC Lampung kembali sinergikan kebaikan.

Melalui kegiatan Paragonian bergerak, Dompet Dhuafa Lampung dan Paragon DC Lampung berkolaborasi dalam menciptakan ruang perpustakaan untuk mendukung pendidikan di Pelosok Lampung.

Paragonian bergerak merupakan aksi kerelawanan sosial oleh para karyawan Paragon Corp untuk menebar kebaikan secara langsung kepada masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Hikmah, Datar Lebuay, Tanggamus pada Sabtu (01/02) lalu. Untuk mencapai lokasi tersebut, membutuhkan waktu 4 jam perjalanan dengan medan terjal dan akses jalan yang masih tanah merah.

Kegiatan yang diikuti 27 karyawan Paragon Lampung ini terdiri dari berbagai aktivitas. Diantaranya berbagi keceriaan dengan siswa-siswi MI Al Hikmah melalui melukis cita-cita dan edukasi perawatan kulit wajah bagi para wali murid serta pemberian paket hygiene kit.

Selain itu, Paragon DC Lampung melalui Dompet Dhuafa Lampung menyerahkan bantuan pembangunan perpustakaan untuk MI Al Hikmah.

Yuka Eletra perwakilan Paragon DC Lampung menyebutkan bahwa program ini adalah bentuk kepedulian terhadap pendidikan di Lampung.

“Kami percaya bahwa pendidikan berkualitas adalah hak setiap anak Indonesia, melalui program kolaborasi ini kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi pendidikan anak-anak di pelosok Lampung,” ujarnya.

Sementara itu, Nandrianto Suparno, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung mengapresiasi kolaborasi kebaikan dengan Paragon Lampung. Nandri menambahkan bahwa kolaborasi membantu untuk meluaskan manfaat bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi komitmen dan konsistensi dari Paragon untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Lampung. Kolaborasi ini memberikan harapan baru untuk masa depan mereka yang lebih cerah,” tuturnya.

Dompet Dhuafa Lampung sebagai lembaga filantropi, turut serta memberikan bantuan berupa paket sehat bergizi bagi para anak-anak di sekolah tersebut.

Selain itu, berlangsung juga simbolis penyerahan bantuan penambahan ruang kelas di MI Al Hikmah hasil kolaborasi dari berbagai sekolah dan komunitas.

Baca Juga: Kolaborasi Paragon DC Lampung dan Dompet Dhuafa Lampung Gelar Aksi Layanan Sehat Gratis Bagi Masyarakat di PKOR Way Halim

Kebahagiaan Kegiatan Paragonian Bergerak

Indria Nita perwakilan Paragon Lampung bercerita bahwa kegiatan Paragonian Bergerak ini sangat berkesan untuknya. Lebih lanjut Indri berharap kegiatan ini bermanfaat bagi pendidikan anak-anak di MI Al Hikmah.

“Meskipun untuk sampai kesini melalui jalan yang berliku, tapi semua temen-temen happy. Kami disambut dengan hangat oleh para anak-anak, guru dan para wali murid. Sangat berkesan acara hari ini,” cerita Indri.

Tidak hanya anak-anak dan wali murid juga merasa senang dengan kegiatan tersebut.

“Seneng banget kak kegiatan hari ini, tadi aku juga menggambar cita-cita aku,” ungkap Reihana salah satu siswi MI Al Hikmah.

Senada dengan itu, Gusma Yulina, wali murid MI Al Hikmah juga merasa bahagia atas bantuan bagi sekolah anaknya.

“Alhamudulillah senang dan bahagia banget atas bantuan ini,” tuturnya.

Pasca Banjir, Dompet Dhuafa Lampung & Relawan Berikan Layanan Kesehatan

Pasca Banjir, Dompet Dhuafa Lampung & Relawan Berikan Layanan Kesehatan

Bandar Lampung–Bencana banjir bandang di Bandar Lampung menyisakan duka dan luka bagi para korban. Kepergian keluarga tersayang, hilang dan rusaknya harta benda, hingga timbulnya luka saat menyelamatkan diri dari banjir.

Bencana ini juga memberikan dampak bagi kesehatan para penyintas. Khususnya bagi para kelompok rentan, seperti lansia dan anak-anak.

Gatal-gatal, kutu air, panas dingin jadi yang paling banyak masyarakat keluhkan. Hal ini diamini oleh Dani, Ketua RT 32.

“Setelah banjir ini, banyak warga yang mengeluh gatal-gatal, terus kutu air, panas dingin juga pegal-pegal. Karena beberapa hari terakhir beraktifitas dalam genangan air dan membersihkan lumpur sisa banjir,” ceritanya.

Baca Juga: Pasca Banjir, Rumah Warga Penuh Lumpur: Tim Dompet Dhuafa Lampung Turun Tangan

Baca Juga: Warga Terdampak Banjir Lampung Timur Terima Bantuan dari PGN Stasiun Pagardewa–Dompet Dhuafa Lampung

Aksi Layanan Sehat Dompet Dhuafa Lampung Pasca Banjir

Merespon kondisi tersebut, Dompet Dhuafa Lampung bersama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Lampung dan relawan kesehatan lainnya gelar aksi layanan sehat.

“Setelah melakukan assesment beberapa hari yang lalu, ternyata banyak masyarakat yang membutuhkan obat-obatan dan layanan kesehatan. Oleh karenanya, Dompet Dhuafa Lampung hadir merespon kebutuhan masyarakat,
ucap Nandrianto Suparno Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung.

Kegiatan aksi layanan sehat ini berlangsung pada Selasa (21/01) dan Rabu (22/01) di Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung.

Pada hari Selasa (21/01), tim Dompet Dhuafa Lampung, PKBI dan relawan menyisir satu demi satu rumah para penyintas. Tepatnya di RT 33, Kel. Pesawahan, Bandar Lampung.

Disambut hangat warga, para tenaga kesehatan mengukur tekanan darah, membalut luka, hingga memberikan vitamin. Total ada 17 warga yang menerima layanan kesehatan tersebut.

Esoknya, Rabu (22/01), Dompet Dhuafa Lampung, PKBI dan para relawan kembali menggelar aksi layanan kesehatan. Kali ini tim membuka posko medis di RT 31 & 32, Kel. Pesawahan dengan total 40 penerima manfaat.

Sa’iyah (85) salah satu penerima manfaat program ini melakukan konsultasi berkaitan dengan kesehatannya. Terutama berkaitan dengan kadar asam uratnya yang tinggi.

“Makasih ya dok, nanti saya kurangi makan sayurnya,” ucapnya.

Midah, Ketua RT 31 berterima kasih atas kehadiran program layanan kesehatan bagi warganya.

“Terima kasih banyak Dompet Dhuafa Lampung dan para tenaga kesehatan, alhamdulillah para warga sangat senang,” ucapnya dengan rasa bersyukur.

Pasca Banjir, Rumah Warga Penuh Lumpur: Tim Dompet Dhuafa Lampung Turun Tangan

Pasca Banjir, Rumah Warga Penuh Lumpur: Tim Dompet Dhuafa Lampung Turun Tangan

Bandar Lampung— Banjir bandang dengan ketinggian nyaris 2 meter telah memporak-porandakan rumah dan barang-barang warga di Bandar Lampung. Curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu (Jumat, 17/1/2025) akibatkan bencana tersebut.

Lumpur tebal telah memenuhi rumah dan jalan umum masyarakat setempat. Menyebabkan kondisi rumah warga menjadi kotor, lembab, dan banyak barang yang hancur. Bu Jum, warga Kampung Jengkol, menyampaikan bahwa banjir tidak hanya membuat rumah terendam air, tetapi juga meninggalkan sisa puing yang berisiko bagi para terdampak.

“Banjir kemarin rumah saya paling parah, anak saya sampai kena serpihan kaca dan 30 jahitan,” ujar Bu Jum.

Baca Juga: Warga Terdampak Banjir Lampung Timur Terima Bantuan dari PGN Stasiun PagardewaDompet Dhuafa Lampung

Baca Juga: Bandar Lampung Dilanda Banjir Bandang, Ini Respon Cepat Dompet Dhuafa Lampung

Mengetahui kondisi tersebut, Dompet Dhuafa Lampung bersama warga dan para relawan bergerak turun melakukan aksi bersih pasca banjir. Kegiatan ini merupakan aksi membantu warga membersihkan sisa lumpur di dalam rumah dan barang-barang yang berserakan di Kelurahan Way lunik dan Kelurahan Pesawahan.

“Bersama para relawan, kami membantu melakukan aksi bersih bersih lumpur sisa banjir. Mulai dari jalanan, hingga rumah warga,” ujar Nandrianto Suparno selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung.

Tercatat saat ini terdapat 6.420 penerima manfaat melalui aksi respon tanggap bencana Dompet Dhuafa Lampung bagi masyarakat setempat. Adapun aksi tersebut yakni membuka Pos Hangat dan Dapur Umum, Penyaluran Air Bersih, Aksi Bersih dan penyaluran berbagai bantuan dari komunitas/perusahaan.

Aksi bersih pasca banjir ini bertujuan untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir. Dengan kerja sama dan gotong royong, diharapkan warga dapat segera kembali ke rumah mereka dan melanjutkan kehidupan normal.

“Terbantu banget untuk masyarakat kita, terima kasih sudah banyak bantu,” ucap Bu Jum, selaku korban terdampak banjir.

Warga Terdampak Banjir Lampung Timur Terima Bantuan dari PGN Stasiun Pagardewa–Dompet Dhuafa Lampung

Warga Terdampak Banjir Lampung Timur Terima Bantuan dari PGN Stasiun Pagardewa–Dompet Dhuafa Lampung

Lampung Timur–Banjir melanda wilayah Lampung Timur beberapa waktu yang lalu. Banjir ini menyebabkan ribuan rumah warga terendam, barang-barang rumah tangga menjadi rusak dan hanyut.

Tidak hanya itu, banjir juga mengakibatkan perekonomian masyarakat terganggu.

Jasmin (45), salah satu warga yang terdampak bercerita bahwa banjir datang secara tiba-tiba.

“Banjir kali ini datang secara tiba-tiba dan begitu cepat dengan ketinggian 30-150 cm. Sehingga warga tidak sempat menyelamatkan harta benda,” ucapnya.

Jasmin juga bercerita bahwa banjir ini merupakan banjir terparah yang terjadi sejak 2018 lalu. Rumah-rumah warga terendam dan terpaksa mengungsi di tenda pengungsian.

Merespon hal tersebut, Dompet Dhuafa Lampung bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Stasiun Kompresor Gas Pagardewa menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir.

Bantuan disalurkan secara langsung dari rumah ke rumah yang terdampak banjir paling parah. Total sebanyak 20 Kepala Keluarga di Dusun Pematang, Labuhan Ratu, Pasir Sakti, Lampung Timur jadi penerima manfaat.

Division Head CSR PT Perusahaan Gas Negara Tbk Krisdyan Widagdo Adhi menuturkan, PGN terus berkomitmen untuk mendorong ketahanan masyarakat terhadap bencana yang kerapkali melanda berbagai wilayah di Indonesia melalui program CSR.

“Kami berharap semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana, sehingga mereka dapat pulih kembali”.

Baca Juga: INTI Lampung Bagikan Beras untuk Penyintas Banjir di Way Lunik, Berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Lampung

Baca Juga: Bandar Lampung Dilanda Banjir Bandang, Ini Respon Cepat Dompet Dhuafa Lampung

Solidaritas PGN Pagardewa untuk Korban Bencana

Sementara, Nandrianto Suparno mengapresiasi kepedulian dan solidaritas dari PGN Pagardewa.

“Terima kasih banyak atas kepedulian teman-teman dari PGN Pagardewa. Bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas kemanusiaan oleh PGN Pagardewa kepada masyarakat Lampung,” ujar Nandri.

Wahyudin, Kepala Dusun Pematang Gadung, menyampaikan rasa syukur atas bantuan sembako untuk warganya.

“Alhamdulillah terima kasih banyak untuk PGN Pagardewa dan Dompet Dhuafa Lampung. Saat ini masyarakat memang sangat membutuhkan sembako. Sebab mayoritas masyarakat kehilangan pekerjannya sebagai buruh tani dan tambak, karena sawah dan tambak juga ikut terendam,” terang Wahyudin.

Bandar Lampung Dilanda Banjir Bandang, Ini Respon Cepat Dompet Dhuafa Lampung

Bandar Lampung Dilanda Banjir Bandang, Ini Respon Cepat Dompet Dhuafa Lampung

Bandar Lampung– Intensitas hujan tak kunjung berhenti sejak siang hingga malam pada Jumat, 17/1/2025. Akibatnya banjir mengepung beberapa wilayah di Lampung.

Bandar Lampung menjadi yang paling parah dengan 16 Kecamatan dan 79 Kelurahan yang terdampak. Korban meninggal dunia akibat bencana ini berjumlah 2 orang.

Hanya berselang beberapa jam pasca banjir, Dompet Dhuafa Lampung turut mengirimkan tim ke lokasi bencana. Tim bersama relawan bertugas untuk melakukan asesmen awal untuk memantau kondisi dan dampak dari banjir yang melanda.

Hingga hari Rabu (22/01), Dompet Dhuafa Lampung telah melakukan berbagai upaya untuk membantu para penyintas banjir. Mulai dari membagikan makanan siap saji, pembukaan dapur umum, penyaluran air bersih, layanan kesehatan gratis hingga aksi bersih.

Aksi respon ini masih terus berlanjut, mengingat lebih dari 11 ribu jiwa terdampak bencana banjir bandang tersebut. Dompet Dhuafa Lampung berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang terdampak.

“Hingga hari ini, kami terus merespon kebutuhan masyarakat terdampak di berbagai titik. Baik dari segi pakaian, logistik makanan, pembersihan lumpur, air bersih dan termasuk obat-obatan,” ujar Nandrianto Suparno, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Lampung Respon Cepat Bencana Banjir Bandar Lampung

Baca Juga: INTI Lampung Bagikan Beras untuk Penyintas Banjir di Way Lunik, Berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Lampung

Melalui berbagai kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta dan para relawan, total 6.420 jiwa telah terbantu.

Selanjutnya, Dompet Dhuafa Lampung akan terus fokus membantu masyarakat terutama dalam kebutuhan-kebutuhan pasca bencana di bidang kesehatan dan pendidikan.

“Alhamdulillah, terima kasih Dompet Dhuafa Lampung, sudah banyak membantu warga kami dengan berbagai program yang diberikan, salah satunya pengobatan gratis. Semoga berkah selalu,” ujar Midah, Ketua RT 31, Kel. Pesawahan, Kec. teluk Betung Selatan, Bandar Lampung.

INTI Lampung Bagikan Beras untuk Penyintas Banjir di Way Lunik, Berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Lampung

INTI Lampung Bagikan Beras untuk Penyintas Banjir di Way Lunik, Berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Lampung

Bandar Lampung – Bencana Banjir yang melanda Kota Bandar Lampung menyebabkan ribuan jiwa terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mencatat lebih dari 11.000 rumah di Kota Bandar Lampung terdampak banjir.

Sepekan pasca banjir, beberapa instansi dan juga lembaga serta perkumpulan terus berdatangan ke lokasi banjir guna memberikan bantuan. Selasa lalu (21/01/25) INTI Lampung (Indonesia Tionghoa) pun turun tangan untuk menyalurkan bantuan berupa beras.

Sebanyak 500 kg beras telah tersalurkan kepada masyarakat di Kelurahan Way Lunik, Kota Bandar Lampung. Penyaluran bantuan ini berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Lampung yang membuka dapur umum dilokasi yang sama.

Bantuan beras ini pun disambut sangat baik oleh masyarakat Way Lunik. Mereka berterima kasih dan mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian dari para donatur.

“Terima kasih atas bantuan berasnya, kami sangat terbantu dengan beras ini. Kami terima dan kami sangat bahagia sebab kami tidak memiliki beras,” ungkap Ina warga Way Lunik selepas menerima bantuan.


Baca Juga: Dompet Dhuafa Lampung Respon Cepat Bencana Banjir Bandar Lampung

Sementara itu, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung mengapresiasi INTI Lampung atas kepedulian terhadap korban banjir.

“Terima kasih, teman-teman dari INTI Lampung semakin melengkapi kebaikan-kebaikan orang baik lainnya. Kami membuka dapur umum untuk ratusan kepala keluarga. Adanya bantuan beras ini sangat bermanfaat untuk masyarakat,” terang Nandrianto selepas penyerahan donasi.

Selebihnya, Dompet Dhuafa Lampung membuka peluang-peluang kolaborasi kebaikan lainnya kepada INTI Lampung.

“Kami sangat mengapresiasi dan kami membuka selebarnya peluang kolaborasi kebaikan lainnya,” ucap Nandrianto.

Dompet Dhuafa Lampung Respon Cepat Bencana Banjir Bandar Lampung

Dompet Dhuafa Lampung Respon Cepat Bencana Banjir Bandar Lampung

Bandar Lampung– Intensitas hujan tak kunjung berhenti sejak siang hingga malam pada Jumat, 17/1/2025.

Akibatnya banjir mengepung beberapa wilayah di Lampung.

Adapun 19 titik lokasi terdampak bencana banjir di Bandar Lampung termasuk Kota Karang, dan Way Lunik. Dengan korban jiwa 1 orang meninggal dunia dan 1 oranh dinyatakan hilang.

Sementara titik lainnya terdapat di Kab. Lampung Tengah, Kab Lampung Timur dan Kab. Pesawaran.

Merespon bencana tersebut, Jum’at malam Dompet Dhuafa Lampung turut mengirimkan tim ke lokasi bencana.

Tim bersama relawan bertugas untuk melakukan asessement awal di dua titik banjir, yaitu di Kel. Way Lunik dan Kel. Kota Karang.

Ketua RT 01, Kel. Kota Karang, Alfan bercerita bahwa banjir di wilayahnya hingga setinggi pinggang orang dewasa.

“Banjir di wilayah kami setinggi pinggang dewasa. Saat ini kondisi warga masih beres-beres karena dampak banjir tersebut dan lumpur banyak masuk ke rumah warga,” ucapnya.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Lampung Bagikan Ratusan Makanan Gratis Untuk Korban Banjir di Bandar Lampung

Tim Dompet Dhuafa Lampung memberikan bantuan berupa makanan siap santap dan membuka posko hangat sementara bagi para korban terdampak tersebut.

“Alhamdulillah, terima kasih Dompet Dhuafa Lampung, semoga berkah dan sukses selalu,” ujar Alfan.

Adit (12), salah satu anak penyintas banjir merasa senang atas bantuan pos hangat yang diberikan.

“Makasih ya kak,” ucapnya sambil tersenyum bahagia.

Saat ini, korban bencana banjir Bandar Lampung masih membutuhkan berbagai bantuan, seperti air bersih, peralatan bersih-bersih, peralatan sekolah hingga sembako.

Dompet Dhuafa Lampung Berikan Bimbingan Spiritual Puluhan Penyandang Disabilitas Mental

Dompet Dhuafa Lampung Berikan Bimbingan Spiritual Puluhan Penyandang Disabilitas Mental

Bandar Lampung–Disabilitas mental adalah gangguan pada fungsi pikir, emosi, dan perilaku yang memengaruhi cara hidup seseorang. Bahkan, untuk menjalani aktivitas sehari-hari, bisa menjadi hal yang berat untuk mereka.

Sayangnya, para penyintas disabilitas mental masih sering mengalami stigma dan diskriminasi. Hal ini yang menghambat proses pemulihan dan timbulnya perasaan terisolasi secara sosial.

Dukungan serta ruang yang aman dan inklusif sangat diperlukan oleh mereka. Apalagi dalam proses penyembuhan penyandang disabilitas mental perlu adanya pendampingan dan aktivitas kegiatan yang positif dan menyenangkan.

Oleh karenanya, untuk mendukung pemulihan mereka, Dompet Dhuafa Lampung hadirkan program Pendampingan Disabilitas Mental.

Program ini dimulai sejak Oktober 2024 dan masih berlangsung hingga saat ini. Melalui program ini, Dompet Dhuafa Lampung berikan pembinaan rohani bagi pasien disabilitas mental.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Lampung dan Yayasan Fatimah Az Zahra Gelar Kajian Parenting

Baca Juga: Samudera Indonesia-Dompet Dhuafa Bangun Sumur Bor untuk Warga Sekitar Masjid Al Jami Jatimulyo Lampung

Berkolaborasi dengan Yayasan Aulia Rahma, Dompet Dhuafa Lampung menghadirkan seorang ustadz untuk mengadakan siraman rohani 3 kali dalam satu minggu kepada 30 penyandang disabilitas mental.

“Program ini merupakan wadah sarana percepatan pasien disabilitas mental untuk segera sembuh. Sekaligus untuk memenuhi kebutuhan rohani para penerima manfaat,” ucap Ajeng Dini Utami, staf program Dompet Dhuafa Lampung.

Lebih lanjut Ajeng menyebutkan bahwa program ini sudah memasuki tahun kedua. Sebelumnya, tahun 2023 lalu Dompet Dhuafa Lampung telah menyelenggarakan program yang serupa.

Selain memberikan siraman rohani, bila waktu dzuhur tiba, para pasien melakukan sholat berjamaah. Selain itu, terdapat pula agenda menyenangkan yakni bermain futsal di lingkungan panti rehabilitasi.

Sumartono, selaku Kepala Yayasan Aulia Rahma merasa senang dan bersyukur atas kolaborasi yang telah berlangsung.

“Saya selaku kepala yayasan mendukung program positif ini untuk terus ada. Terimakasih kepada Dompet Dhuafa Lampung telah menggandeng Yayasan saya untuk menjalankan program ini,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pasien juga menyampaikan terima kasih atas siraman rohani rutin di yayasan tempat ia tinggal.

“Makasih ya ustadz atas materi dan saran-sarannya,” ucapnya.

Samudera Indonesia-Dompet Dhuafa Bangun Sumur Bor untuk Warga Sekitar Masjid Al Jami Jatimulyo Lampung

Samudera Indonesia-Dompet Dhuafa Bangun Sumur Bor untuk Warga Sekitar Masjid Al Jami Jatimulyo Lampung

LAMPUNG SELATAN–Air adalah sumber kehidupan bagi manusia. Sebagian besar aktivitas sehari-hari, tak luput dari kebutuhan akan air. Mulai dari kebutuhan konsumsi, sarana kebersihan hingga untuk beribadah.

Sayangnya tidak semua warga memiliki akses terhadap air bersih. Seperti yang dirasakan oleh warga di sekitar Masjid Al-Jami, Jatimulyo, Lampung Selatan.

Hal ini dituturkan oleh Umar, warga sekaligus pengurus masjid. Sebab jika tidak hujan sumur-sumur alami warga mengalami kekeringan. Sehingga warga kesulitan mendapatkan air, dan hanya mengandalkan sumur yang ada di masjid Al Jami.

“Warga di sekitar masjid mayoritas masih menggunakan sumur galian. Tidak hanya musim kemarau, jika 3 minggu enggak hujan, sumur warga sudah pada kering. Sehingga sulit mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Kondisi ini yang membuat Samudera Indonesia dengan Dompet Dhuafa Lampung menggulirkan program bantuan sumur bor dan pipanisasi di lokasi tersebut.

Minggu (03/11), berlangung peresmian program bantuan sumur bor dan pipanisasi dari Samudera Indonesia untuk masyarakat sekitar dan jamaah Masjid Al Jami, Kel. Jatimulyo, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung Selatan.

Program bantuan sumur bor dan pipanisasi ini bentuk komitmen dan kepedulian Samudera Indonesia untuk ketersediaan air bersih sekaligus dalam rangka perayaan ulang tahun yang ke-75.

Hadirnya program ini juga sebagai upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan. Yaitu menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang layak.

“Ketersediaan dan pengelolaan air bersih serta sanitasi yang baik dapat membantu masyarakat untuk menjalani aktivitas dengan kualitas yang lebih baik. Sejalan dengan tema HUT Samudera ke-75, Do Good, Feel Good, dengan berbuat baik maka diharapkan akan dirasakan juga nikmat kebaikannya,” ungkap Tara Hidayat, Direktur Sumber Daya Manusia Samudera Indonesia.

Selain sumur bor dan pipanisasi, Samudera Indonesia juga memberikan bantuan toren air sebesar 2.000 liter.

 

Baca Juga: Peduli Kualitas Pendidikan, Samudera Indonesia – Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan School Kit Untuk Pelajar di Pelosok Lampung

Bantuan Sumur Bor Samudera Indonesia Atasi Masalah Air Bersih

Yogi Achmad Fajar selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat program tersebut.

“Alhamdulillah, setelah beberapa waktu, pengerjaan sumor bor telah selesai. Kami memohon dan mengajak masyarakat bersama-sama untuk merawat keberlanjutan program ini,” pesannya.

Sebelum adanya sumur bor tersebut, masyarakat sekitar harus mengambil air dengan membawa dirigen, ember ataupun galon sebanyak 2 kali setiap hari.

“Kalo sumur di rumah gak ada air, ambil di masjid. Biasanya pake dirigen. Kadang sekali kadang dua kali sehari,” ucap Kasmono salah satu warga sekitar.

Fitriyono selaku Takmir Masjid Al Jami bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih kepada Samudera Indonesia atas bantuan sumur bor ini. Terima kasih pula kepada Dompet Dhuafa Lampung dan warga yang telah berkontribusi. Semoga berkah untuk kami semua,” ucapnya.

Nantinya, sumur bor ini tidak hanya bagi jamaah masjid. Namun juga untuk masyarakat sekitar pula.

“Harapan kami, nantinya ada ratusan kepala keluarga yang bisa merasakan manfaat dari bantuan sumor bor ini,” tambahnya.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-75, Samudera Indonesia Lampung Serahkan CSR Melalui Dompet Dhuafa Lampung