Apakah Anak Yatim Boleh Menerima Zakat?

Apakah Anak Yatim Boleh Menerima Zakat?

Mari Bantu Mereka dengan berdonasi melalui Dompet Dhuafa: ( KLIK DONASI )

Dompet Dhuafa Lampung–Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan sosial. Setiap Muslim yang mampu diwajibkan mengeluarkan sebagian hartanya untuk membantu mereka yang berhak. Namun, timbul pertanyaan: apakah anak yatim termasuk golongan yang berhak menerima zakat?

Siapa yang Termasuk dalam Golongan Penerima Zakat?

Dalam Al-Qur’an, tepatnya dalam Surah At-Taubah ayat 60, Allah SWT menyebutkan delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat, yaitu:

  1. Fakir

  2. Miskin

  3. Amil Zakat

  4. Muallaf

  5. Riqab (hamba sahaya yang ingin memerdekakan diri)

  6. Gharimin (orang yang terlilit utang)

  7. Fisabilillah

  8. Ibnu Sabil (musafir yang kehabisan bekal)

Lalu, di mana posisi anak yatim dalam golongan ini?

Apakah Anak Yatim Termasuk Mustahik Zakat?

Secara khusus, anak yatim tidak termasuk secara langsung dalam delapan golongan mustahik zakat. Artinya, status “yatim” itu sendiri bukanlah kriteria mutlak untuk menerima zakat.

Namun, jika seorang anak yatim termasuk ke dalam golongan fakir atau miskin, maka ia berhak menerima zakat. Hal ini karena kehilangan orang tua (ayah sebagai pencari nafkah) dapat menyebabkan kondisi ekonomi keluarga menurun drastis. Apalagi jika sang ibu tidak memiliki penghasilan tetap.

Jadi, anak yatim yang hidup dalam kemiskinan, tidak memiliki penghasilan, dan tidak mampu mencukupi kebutuhan dasar, berhak menerima zakat melalui jalur fakir atau miskin.

Penyaluran Zakat untuk Anak Yatim: Apa yang Perlu Diperhatikan?

Zakat yang diberikan kepada anak yatim sebaiknya:

  • Dipastikan bahwa anak tersebut memang masuk kategori fakir/miskin.

  • Disalurkan secara bijak, seperti untuk biaya pendidikan, makanan, kesehatan, atau kebutuhan pokok.

  • Diberikan melalui lembaga zakat terpercaya agar tepat sasaran dan sesuai syariah.

Perbedaan Zakat dan Sedekah untuk Anak Yatim

Banyak yang menyamakan zakat dan sedekah, padahal keduanya berbeda:

  • Zakat: wajib, jumlah dan penerimanya sudah diatur secara syar’i.

  • Sedekah: sunnah, lebih fleksibel, dan bisa diberikan kepada siapa saja, termasuk anak yatim meski tidak miskin.

Maka jika kamu ingin membantu anak yatim tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi mereka, sedekah adalah pilihan yang tepat. Tapi jika kamu ingin menyalurkan zakat, pastikan si anak berada dalam kategori yang ditentukan.

Kesimpulan

Jadi, anak yatim memang tidak otomatis berhak menerima zakat, kecuali jika ia termasuk golongan fakir atau miskin. Untuk memastikan zakat yang kamu keluarkan tepat sasaran dan sesuai syariat, sebaiknya disalurkan melalui lembaga resmi dan terpercaya.

Bersama kita bisa bantu meringankan beban anak-anak yatim yang membutuhkan. Jangan biarkan mereka kehilangan masa depan hanya karena kehilangan orang tua.

Mari Bantu Mereka dengan berdonasi melalui Dompet Dhuafa: ( KLIK DONASI )

Baca Juga: Dahsyat, Inilah 5 Keutamaan Sedekah di Hari Jumat!

DDV Lampung Semarakkan Kurban Asik Tanpa Sampah Plastik di Momen Idul Adha 1446 H

DDV Lampung Semarakkan Kurban Asik Tanpa Sampah Plastik di Momen Idul Adha 1446 H

Lampung – Setiap memperingati momen Idul Adha 1446 H, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) di seluruh Indonesia turut menyemarakkan program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa pada Idul Adha 2025, termasuk di Lampung. Pada program ini DDV Lampung menggerakan Kurban Asik Tanpa Sampah Plastik.

Gerakan yang terus digelorakan dari tahun ke tahun. Gerakan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik mengajak pakai kemasan ramah lingkungan khas lokal, menggantikan plastik sekali pakai. Pendamping DDV Lampung, Ajeng Dini Utami menyampaikan bahwa gerakan ini diinisiasikan DDV sejak tahun 2021 dan telah masuk ke dalam salah satu gerakan World Environment Day Global 2025.

Pada tahun ini, Dompet Dhuafa Lampung melaksanakan Tebar Hewan Kurban. THK ini memiliki sebaran di 9 Kabupaten dan Kota di wilayah di Provinsi Lampung. THK ini tersebar di Kabupaten Pringsewu, Pesawaran, Lampung Selatan, Tanggamus, Lampung Timur, Lampung Utara. Selain itu juga tersebar di Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Barat, Lampung Tengah. Kemasan dan Gerakan Kurban Asik Tanpa Sampah Plastik juga menyertai di sebagian besar wilayah itu.

Yudiansyah selaku kepala sekolah MI Al Hikmah Desa Datar Lebuay, Kec. Air Naningan, Kab. Tanggamus sangat mengapresiasi Dompet Dhuafa Lampung dan juga relawannya ketika memilih lokasi Datar Lebuay sebagai salah satu lokasi Tebar Hewan Kurban tahun 2025. 

“Alhamdulillah, bersyukur wilayah kami mendapat manfaat dan daging kurban pada momen Iduladha 1446 H ini.” ucap Yudi setelah menerima daging kurban. 

Dalam kesempatan ini, Yudiansyah bersama masyarakat pun turut andil dalam membuat kemasan daging kurban dari daun Aren (Arenga pinnata) untuk mengurangi sampah plastik. Adapun daging yang didistribusikan kepada masyarakat menggunakan bungkusan dari daun aren dan besek bambu. 

“Ya, kami berkoordinasi dengan pihak DD Cabang setempat dan memutuskan menggunakan daun aren sebagai kemasan ramah lingkungan untuk daging kurban.” Tambah Yudiansyah.

Dompet Dhuafa dan DDV Lampung Berhasil Semarakkan Kurban Asik Tanpa Sampah Plastik

Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2024, masyarakat Indonesia menghasilkan sekitar 5.000 ton sampah plastik selama tiga hari pelaksanaan Iduladha. Namun yang lebih menyedihkan, masyarakat tidak dapat mendaur ulang sekitar 90% dari sampah tersebut. Akibatnya, mereka membuang sampah itu ke tempat pembuangan akhir (TPA), mencemari sungai dan laut, atau membakarnya sehingga mencemari udara.

Berangkat dari keprihatinan ini, Dompet Dhuafa sejak lama telah melakukan ikhtiar dalam menangani isu sampah plastik di momen Iduladha. Sejak 1994, Program THK Dompet Dhuafa mendistribusikan hewan kurban merata sambil mengusung semangat kurban ramah lingkungan.

Para relawan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) menggencarkan kampanye Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik di seluruh penjuru Nusantara. Gerakan ini hadir sebagai upaya untuk mengurangi, bahkan menghapus, ketergantungan pada kantong plastik dalam pembagian daging kurban.

Baca Juga : Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa Lampung Tahun Ini Jangkau 18 Ribuan Penerima Manfaat

Dompet Dhuafa Hadirkan Solusi Sampah Organik Jadikan Cuan Melalui Maggotin

Dompet Dhuafa Hadirkan Solusi Sampah Organik Jadikan Cuan Melalui Maggotin

Lampung Selatan–Pemanfaatan limbah sampah organik dapat menciptakan peluang bisnis dan ekonomi bagi peternak maggot. Bermula banyaknya sampah organik seperti sayur mayur, limbah restaurant memunculkan ide untuk beternak dan mengembangkan maggot lebih luas lagi.

Selasa (20/05), Paiman salah satu penggiat Maggot di Karang Anyar, Lampung  mengatakan awal mula maggot saya kembangkan dengan skala kecil. Sehubungan dana dan pengetahuan akan budidaya maggot kurang alhasil keuntungan saya kecil. Dompet Dhuafa melirik potensi besar maggot yang dikembangkan olehnya. Alhasil Maggot tidak sedekar potensi pakan ternak namun juga akan merambah di bidang kosmetik.

“Maggot memiliki kemampuan dalam mengurai sampah dengan sangat cepat. Dalam waktu 24 jam, 10.000 ekor maggot BSF dapat mengurai 5 kg sampah organik. Maggot juga mampu memakan sampah organik sebanyak 2 hingga 5 kali berat badannya per hari,” ujar Paiman.

Paiman menambahkan, “kita ada sekitar 50.000 ikan lele yang siap panen. Bila pakan pur, itu biayanya sangat besar. Tetapi dengan maggot ini bisa lebih murah dan terbantu”.

Untuk sistem jual secara online, Paiman telah meraih keuntungan bersih Rp3-5 juta selama sebulan. Sedangkan secara offline itu bisa sampai Rp500 ribu-Rp1 juta per bulan.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Lampung Luncurkan Program Maggotin, Inovasi Pendistribusian Ziswaf Solusi Atasi Sampah Organik

Baca Juga: Panen Perdana Ikan Lele di Kandang Maggotin Dompet Dhuafa Lampung

Pemberdayaan Berkelanjutan Maggot di Lampung

Sementara Wawan Setiawan, tim Program Dompet Dhuafa mengatakan Program Maggotin mengintegrasikan pemanfaatan sampah untuk pakan maggot, kemudian maggot sebagai pakan lele dan unggas. Hasilnya, para mustahik mendapatkan penghasilan tambahan dari proses budidaya ini. Dengan adanya pemberdayaan maggot di desa ini, penguraian sampah yang ada di pasar bahkan di lingkungan sekitar dapat berlangsung dengan optimal, khususnya sampah organik atau sampah sisa makanan.

Wawan menambahkan, melalui konsep pemberdayaan maggot, program ini menjadi terobosan pengelolaan sampah yang juga dapat menghasilkan dan membantu perekonomian para penerima manfaat. Selain itu ada harapan program ini kelak dapat menjadi sebuah percontohan terhadap program edukasi zero waste serta menjadi pemantik gerakan pengelolaan sampah organik dari rumah.

“Kami berharap melalui program ini nantinya dapat menjadi percontohan, edukasi zero waste, dan pemantik gerakan pengelolaan sampah dari rumah,” tambah Wawan.

Paiman, salah satu penerima manfaat, sangat bersyukur atas bantuan kandang maggot yang diterima. Ia juga sudah lama memiliki keinginan untuk mengurai sampah-sampah basah (organik) supaya tidak menyebabkan bau busuk dan penyakit. Keinginannya itu terwujud bersamaan dengan adanya program maggotin.

UMKM Lampung Bersemi Lewat Program Bedah Warung Dompet Dhuafa dan UPZDK Permata Bank Syariah

UMKM Lampung Bersemi Lewat Program Bedah Warung Dompet Dhuafa dan UPZDK Permata Bank Syariah

Bandar Lampung-Kabar gembira menghampiri para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Lampung. Dompet Dhuafa (DD) Lampung berkolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat/Dana Kebajikan (UPZDK) Permata Bank Syariah meresmikan Program Bedah Warung pada Kamis (8/5/2025) di Sakara Coffee, Bandar Lampung.

Program ini merupakan wujud nyata penyaluran dana zakat dan kebajikan tahun 2024 dari UPZDK Permata Bank Syariah melalui Dompet Dhuafa, dengan fokus memberikan bantuan modal usaha dan perbaikan warung bagi UMKM binaan DD di berbagai wilayah Lampung.

Peresmian ini dihadiri oleh Pimpinan Cabang DD Lampung, Nandrianto Suparno; GM Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa, Bobby Manullang; Ketua UPZDK Permata Bank Syariah, Habibullah; serta 10 penerima manfaat Program Bedah Warung yang berasal dari Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Pringsewu, dan Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Bobby Manullang menyampaikan rasa syukur atas kolaborasi yang terjalin antara Dompet Dhuafa Lampung dan UPZDK Permata Bank Syariah. Beliau menggarisbawahi pentingnya rasa syukur dalam setiap nikmat, serta mengapresiasi semangat juang para penerima manfaat.

“Hari ini masih ada pihak-pihak yang peduli seperti UPZDK Permata Bank Syariah. Yang patut dicatat oleh kita adalah jiwa yang berusaha. Saya ucapkan selamat kepada para penerima manfaat atas upaya-upayanya. Pupuk dan jaga kepercayaan kepada mitra dan customer, kembangkan kreasi agar UMKM tetap bertahan,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan, “Kami insyaallah tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pelatihan dan akses pasar, serta berharap program serupa dapat berlangsung di wilayah lain”.

Senada dengan itu, Habibullah, Ketua UPZDK Permata Bank Syariah mengungkapkan bahwa pihaknya telah lama bermitra dengan Dompet Dhuafa dalam menyalurkan dana kebajikan untuk berbagai program sosial. Beliau menyoroti potensi sinergi antar penerima manfaat Program Bedah Warung di Lampung.

“Yang menarik dari program ini ternyata ada temuan hari ini. Kami juga berpikir ada sinergi yang terjalin antar penerima manfaat. Misalnya ada UMKM di bidang percetakan, kue, minuman susu, souvenir, biji kopi di hulu dan hilirnya di kedai kopi. Ini bisa saling sinergi. Jangan lupa pelayanan juga harus kita jaga,” pesannya.

Apresiasi dan ucapan selamat juga disampaikan oleh Nandrianto Suparno kepada para penerima manfaat. Beliau berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan usaha para penerima.

Program Bedah Warung Lampung Secercah Harapan Bagi Penerima Manfaat

Program Bedah Warung hadir sebagai angin segar bagi para penerima manfaat bantuan yang bergerak di sektor UMKM. Lebih dari sekadar bantuan modal, program ini juga memberikan intervensi berupa perbaikan sarana prasarana warung, pengadaan alat penunjang usaha, hingga pelatihan pengembangan bisnis. Harapannya, program ini dapat menumbuhkan kemandirian ekonomi para penerima manfaat, bahkan mengantarkan mereka menjadi pemberi manfaat bantuan di masa depan.

Kisah haru dan harapan pun terucap dari para penerima manfaat. Novi, pemilik UMKM Ngupi, mengungkapkan bahwa bantuan ini datang di saat yang tepat.

“Bantuan ini jadi angin segar karena memang ekonomi hari ini sedang lesu jadi penjualan agak susah, dan ternyata kita nggak sendirian. Banyak insight baru, semoga umurnya panjang,” ujarnya.

Ia juga menceritakan tantangan awal usahanya dalam mengakses pasar.

Agung dari Dapur Kue juga menyampaikan rasa terima kasihnya. Usahanya memberdayakan ibu-ibu lansia yang kurang memiliki pengetahuan teknologi dan pemasaran.

“Berterima kasih atas bantuan ini. Dapur kue membantu pembuatnya kebanyakan ibu-ibu lansia namun tidak melek teknologi dan cara menjualnya. Jadi kami bantu pemasaran juga. Kami juga tidak menutup kemungkinan memasarkan ke pasar tradisional,” tuturnya.

Kisah inspiratif juga datang dari Adit, salah satu pendiri Sakara Coffee, tempat peresmian program berlangsung. Bersama ketiga temannya, ia merintis usaha kopi yang terinspirasi tema Jepang ini sejak tahun 2020 di tengah pandemi. Sempat berpindah-pindah lokasi, kini Sakara Coffee mulai menemukan kestabilan di tempatnya saat ini, meski masih dengan sistem sewa bagi hasil dan renovasi kedai. Kesempatan ini menjadi momentum penting bagi Sakara Coffee untuk terus berkembang.

Peresmian Program Bedah Warung ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi simbol harapan dan semangat baru bagi para pelaku UMKM di Lampung. Sinergi antara Dompet Dhuafa dan Permata Bank Syariah diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: Pertama di Sumatera, Kantin Kontainer di UIN Lampung Resmi Berdiri

Kolaborasi Dompet Dhuafa Lampung-Gramedia, Santuni Yatim & Salurkan Qur’an

Kolaborasi Dompet Dhuafa Lampung-Gramedia, Santuni Yatim & Salurkan Qur’an

Bandar Lampung- Dompet Dhuafa Lampung kolaborasi bersama Gramedia Lampung melakukan simbolisasi Penyaluran Al Quran di Pondok Pesantren Yamama, Bandar Lampung pada (06/05). Acara ini dihadiri pula oleh Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap Al Quran, serta memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan di Pondok Pesantren Yamama. Selain penyaluran Al Quran, Dompet Dhuafa Lampung juga memberikan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap anak-anak yang membutuhkan. Adapun santunan berupa uang tunai dengan 40 penerima manfaat dari ponpes Yamama dan warga sekitar ponpes Yamama.

Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya Al-Qur’an dalam pendidikan formal maupun non-formal.

“Al-Quran merupakan pedoman kehidupan, maka penting bagi kita untuk membantu penyediaan Al Quran. Terutama untuk lembaga-lembaga yang memang konsen dalam hal tersebut, termasuk Pondok Pesantren Yamama,” ujarnya.

Kemudian Nandrianto Suparno, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung berterima kasih atas kolaborasi yang telah dilakukan.

“Saya sangat bersyukur bisa berkolaborasi dengan Gramedia, juga Tribun Lampung melaksanakan agenda pada hari ini. Semoga kolaborasi kebaikan ini bisa terus berjalan di waktu waktu mendatang.”

Baca Juga: Kolaborasi Kebaikan, Gramedia MBK Lampung dan Dompet Dhuafa Lampung Sedekah Jariyah Al-Qur’an Melalui Event Happy Family Coloring

Baca Juga: Dompet Dhuafa Lampung-Gramedia Lampung Salurkan Puluhan Quran

Kolaborasi Gramedia Lampung-Dompet Dhuafa Lampung

Awal mula agenda distribusi Qur’an ini adalah hasil kolaborasi Dompet Dhuafa Lampung bersama Gramedia Lampung. Melalui  agenda Happy Family Coloring yakni kegiatan mewarnai online untuk anak TK dan SD. Kemudian hasil dari dana registrasi peserta menjadi program sedekah Al Quran untuk masyarakat Lampung.

Saternen Dewi, selaku Kepala Pondok Pesantren Yamama juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi untuk pondok pesantrennya.

“Terimakasih untuk semua pihak yang telah berkolaborasi. Semoga kedepan akan banyak hal-hal yang bisa kita buat lagi. Ponpes Yamama sangat terbuka dalam berbagai kolaborasi lainnya.”

Dengan kegiatan ini, Dompet Dhuafa Lampung dan Gramedia berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Lampung dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepedulian dan dukungan terhadap anak yatim dan kegiatan keagamaan.

Pertemuan Perdana Program Yes Scale Up, Awal Dari Program UMKM Lampung Naik Kelas

Pertemuan Perdana Program Yes Scale Up, Awal Dari Program UMKM Lampung Naik Kelas

Alhamdulillah pada Sabtu, 10 Mei 2025 telah terlaksana agenda Yes Scale Up Bisnis bertempat di kantor Dompet Dhuafa Lampung. Agenda ini merupakan kolaborasi antara Dompet Dhuafa Lampung, Kampus Umar Usman dan FKP (Forum Kewirausahaan Pemuda) Provinsi Lampung. Program Youth Entrepreneurship Scholarship merupakan salah satu program Dompet Dhuafa di bidang pendidikan kewirausahaan yang dilaksanakan bersama dengan Yayasan Pendidikan Umar Usman melalui Kampus Bisnis Umar Usman. Program ini berfokus melakukan pengembangan kapasitas UMKM di Indonesia, yang berorientasi pada perluasan lapangan pekerjaan yang juga menjadi upaya yang dilakukan untuk mempersiapkan bonus demografi demi tercapainya Indonesia emas 2045.

Agenda ini dilaksanakan selama 6 bulan kedepan, dengan timeline satu bulan 4 kali, adapun dengan rincian training di minggu pertama dan ketiga, coaching bisnis di minggu kedua, dan evaluasi di minggu ke empat. Agenda ini terselenggara di 3 Wilayah, Lampung salah satunya, dan 2 wilayah lainnya yaitu Bandung dan Semarang, dengan masing masing 15 peserta di tiap wilayah yang sudah terseleksi. Nandrianto Suparno selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung mendukung dan mensupport penuh program ini, “Semoga agenda dan inkubasi bisnis selama 6 bulan kedepan ini berjalan lancar dan dapat membawa berkah bagi semua pihak yang terlibat, UMKM yang menjadi peserta dapat ter-scale up bisnisnya, dan UMKM Binaan dapat berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa kedepan.

Natasya Zuelda (owner UMKM Hikari Takoyaki), salah satu peserta yang lolos dan seleksi Yes Scale Up menuturkan rasa terimakasih dan harapannya untuk program ini ke depan, “Senang sekali dan bersyukur diterima di program ini, bisa belajar secara terstruktur disertai kurikulum yg dibutuhkan oleh UMKM, difasilitasi dengan mentor yang ahli dibidangnya dan mendapatkan kesempatan untuk bertemu teman-teman UMKM lainnya belajar bersama dan saling terkoneksi, untuk membuat ekosistem bisnis yang sehat, dan terus bertumbuh. Harapannya semoga program ini dapat terus dilaksanakan untuk membantu UMKM Scale up, terbina dan bisa terus dievaluasi demi perbaikan dan menjadi program yg lebih baik lagi.”

PT Media Event Jejama dan PT Media Muslim Terkini Jalin Kerjasama Kurban dengan Dompet Dhuafa Lampung

PT Media Event Jejama dan PT Media Muslim Terkini Jalin Kerjasama Kurban dengan Dompet Dhuafa Lampung

Bandar Lampung – Kurban menjadi salah satu ibadah tahunan yang hukumnya sunnah muakad, terutama bagi mereka yang mampu.

Kurban dalam agama Islam memiliki banyak keistimewaan. Sebab bagi seseorang yang melaksanakan ibadah kurban, secara tidak langsung ia sedang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Bukan hanya itu, berkurban juga merupakan suatu bentuk kepatuhan dan ketaatan makhluk kepada Allah SWT. Selain itu, kurban juga dianggap sebagai solidartas bagi sesama muslim.

Tak hanya itu, kurban adalah salah satu penggerak ekonomi. Bahkan tiap tahun, perputaran dana kurban capai triliyunan rupiah.

Mengingat nilai kebermanfaatan kurban dan juga potensi ekonominya, dua perusahaan asal Lampung yang bernaung dalam MT Network turut serta meluaskan kebermanfaatan dengan memasarkan domba-domba produk pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin meluaskan kebermanfaatan kurban. Kami menggandeng Dompet Dhuafa Lampung yang sudah memiliki farm dari program pemberdayaan sebagai domba-domba yang akan kami tawarkan kepada masyarakat,” ungkap Adji selaku Head Operasional PT Media Event Jejama – MT Netwotk.

Melalui pasar digital dan jejaring perusahaan, PT Media Event Jejama dan PT Media Muslim Terkini akan menarik pekurban, khususnya bagi mereka yang ingin berkurban di wilayah pelosok.

“Kami membaca situasi surplus daging di perkotaan. Kami juga riset melalui responden, ternyata banyak yg ingin bekurban untuk daerah pelosok. Maka dari itu, kami mengajak subscriber kami dan pengikut kami di MT Network yang jumlahnya lebih dari 200.000 user untuk bekurban. Dan Alhamdulillah, sekarang sudah banyak yang tergerak,” terang Adji.

Rayakan IdulAdha, Dompet Dhuafa Lampung Tebar Ratusan Hewan Kurban

Hewan Kurban Dompet Dhuafa Lampung Berkualitas & Sesuai Syariat

Hewan domba dan sapi DD Farm Lampung memiliki kualitas yang sangat bagus, sehingga akan menjadi nilai plus untuk pekurban.

“Seluruh hewan ternaknya sudah memiliki surat sehat dan dikontrol secara rutin. Jelas ini menjadi pilihan baik bagi para pekurban,” tutup Adji.

Menanggapi hal ini, Nandrianto Suparno selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung menyambut baik dan siap menyediakan hewan kurban berkualitas.

“Tentunya kami menyambut baik kolaborasi pengadaan hewan kurban oleh DD Farm yang kami kelola. InsyaAllah hewan kurban yang kami sediakan sudah sesuai syariat, sehat dan berkualitas. Selain itu, ini semua adalah produk pemberdayaan masyarakat,” sambut Nandri dalam kegiatan serah terima pembelian hewan kurban pada Selasa 6 Mei di Kantor Dompet Dhuafa Lampung.

“Kami senang juga jika PT Media Event Jejama dan PT Media Muslim Terkini turut andil dalam syiar kebaikan untuk meluaskan manfaat kurban,” pungkas Nandri.

Kerjasama kurban ini nantinya akan disalurkan oleh MT Network di beberapa lokasi pelosok Lampung Tengah, Pringsewu dan Way Kanan Lampung. Untuk tahap pertama MT Network menyalurkan Rp 40.000.000 yang merupakan dana terkumpul dari puluhan pekurban.

Peduli Palestina, Putra Baru (PB) Swalayan Serahkan Donasi Melalui Dompet Dhuafa Lampung

Peduli Palestina, Putra Baru (PB) Swalayan Serahkan Donasi Melalui Dompet Dhuafa Lampung

Lampung Tengah–Kondisi masyarakat Palestina masih memprihatinkan. Hingga Januari 2025, tercatat 109.700 lebih warga Gaza menjadi korban genosida berkelanjutan. Anak-anak dan perempuan menjadi korban terbanyak.

Tidak hanya itu, bangunan dan tempat pengungsian hancur rata dengan tanah tak bersisa. Namun, saudara di Palestina masih berjuang untuk mempertahankan tanahnya.

Ramadan tahun ini, masih sama dengan Ramadan tahun lalu. Warga Palestina harus menjalankan ibadah puasa dengan segala keterbatasan. Rasa cemas dan takut akan serangan yang kembali berlangsung meliputi mereka.

Namun, dukungan untuk Palestina tidak pernah meredup. Doa-doa hingga berbagai aksi kemanusiaan masih terus berlangsung. Terbaru, Putra Baru (PB) Swalayan Lampung berikan dukungan bagi warga Palestina.

Melalui kotak amal di seluruh cabangnya, PB Swalayan menyalurkan bantuan sebesar 18 juta rupiah untuk Palestina lewat Dompet Dhuafa Lampung.

Penyerahan simbolis ini, berlangsung pada (8/03) di PB Swalayan Poncowati bertepatan dengan agenda Belanja Bareng Yatim Dhuafa penyintas banjir Lampung pesembahan dari PB Swalayan dan MBS Poncowati.

“Genosida berkelanjutan yang terjadi di Palestina tentu menjadi perhatian seluruh pihak termasuk kami. Harapannya, bantuan ini dapat meringkankan beban dan menguatkan perjuangan saudara kami di Palestina,” ujar M. Sabiq Chaerulanam selaku owner PB Swalayan.

Nandrianto Suparno, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung mengapresiasi kepedulian dan solidaritas dari PB swalayan untuk masyarakat Palestina.

“Alhamdulillah, bantuan bagi masyarakat Palestina masih terus berdatangan. Kami berterima kasih dan mengapresiasi komitmen dan kebaikan ini.  Karena tidak hanya peduli pada saudara kita yang dilanda bencana di Lampung namun juga peduli kepada saudara kita di Palestina,” tuturnya.

Diketahui, di awal Ramadan 2025, Dompet Dhuafa Lampung bersama para mitra telah menyalurkan paket makanan berbuka puasa. Total 2700 masyarakat di Deir Al-Balah menjadi penerima manfaat program ini.

“Harapannya selama di bulan Ramadan ini, kami dapat terus membantu masyarakat Palestina. Oleh karena itu, perlu dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak untuk mewujudkan hal tersebut,” jelas Nandri.

Welcoming Ramadan, Dompet Dhuafa Lampung Gelar Press Conference Paparkan Kebermanfaatan Zakat dan Ajak Kolaborasi

Welcoming Ramadan, Dompet Dhuafa Lampung Gelar Press Conference Paparkan Kebermanfaatan Zakat dan Ajak Kolaborasi

Bandar Lampung – Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Lampung menggelar kegiatan press conference dan sharing session. Berlokasi di Nutri Hub Pagar Alam Kamis Siang (27/02/2025), kegiatan ini dihadiri oleh awak media, influencer, blogger, komunitas, mitra lembaga dan relawan.

Dalam kesempatan ini, Dompet Dhuafa Lampung melalui Pimpinan Cabang Nandrianto Suparno memaparkan kebermanfaatan zakat yang mampu memberdayakan umat, khususnya mustahik. Dengan tagline Ramadan, “Berzakat Kerennya Gak Ada Obat”Nandri mengajak semua pihak untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum
kebaikan untuk kita semua.

“Dompet Dhuafa Lampung menjadi wadah kebaikan setiap donatur, relawan, mitra kebaikan. Karena kami senantiasa memberikan pembelaan, pelayanan pemberdayaan bagi mereka yang kadang terlupakan” ucap Nandri.

Dompet Dhuafa Lampung secara konsisten membantu para donatur dan mitra-mitra kebaikan untuk menyalurkan zakat, infak sedekah, wakaf dan kurban secara tepat sasaran di wilayah Lampung.

“Alhamdulillah tahun 2024 lalu, donasi masyarakat Lampung telah tersampaikan kepada lebih dari 40 ribu jiwa. Bantuan kepada warga Lampung yang membutuhkan, tersebar di 14 Kabupaten/Kota Provinsi Lampung. Penerima manfaat ini dari beragam latar belakang dan asnaf. Tersentuh dengan pilar program pendidikan, ekonomi, sosial, dakwah dan kesehatan” ungkap Nandri.

Untuk itu, Dompet Dhuafa Lampung mengajak masyarakat Lampung agar dapat menguatkan dan meluaskan kebaikan-kebaikan ini. Di awal tahun dan di moment bulan suci Ramadan, Dompet Dhafa Lampung mempunyai semangat baru untuk menciptakan lebih banyak lagi kebermanfaatan bagi warga lampung dengan Zakat, Infaq, Sedekah,Wakaf, Kemanusiaan, Kurban dan CSR Perusahaan Lampung untuk warga Lampung
secara langsung.

“Tahun 2025 ini, target penerima manfaat kami naik 20 ribu jiwa dari tahun lalu. Kami ingin menjangkau lebih dari 60 ribu jiwa penerima manfaat di berbagai penjuru Lampung. Untuk itu, kami membuka selebar-lebarnya pintu kolaborasi dengan semua pihak,” ajak Nandri.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Kesehatan RS AKA Medika Sribhawono, AIA Bersama Dompet Dhuafa Kembangkan Poliklinik

Press Conference Paparkan Kebermanfaatan Zakat dan Ajak Kolaborasi

Dompet Dhuafa Lampung juga memiliki beberapa program unggulan. Yakni Gerakan Sadar Gizi (POS Genzi), Kantin Kontainer, Dapur Keliling, Budidaya Maggot (Maggotin), dan DD Farm Sentra Ternak.

Kemudian di tahun ini terdapat 3 program baru yakni desa wisata gajah di Lampung Timur, UMKM Nusadaya di Tanggamus dan penambahan kantin kontainer di Instutut Teknologi Sumatera (ITERA).

Di bulan Ramadan, beberapa program kebaikan yang siap dikolaborasikan adalah sedekah Alquran, berbagi makanan berbuka dan sahur, kado anak yatim, parcel Ramadan, tebar zakat fitrah, bingkisan guru ngaji, berbagi makanan buka-sahur dan berbagi dan buka-sahur untuk warga Palestina.

“Tentunya, ragam program kebaikan untuk warga Lampung tadi, khususnya Ramadan akan semakin meluas jika kita lakukan secara berjamaah. Kami terbuka berkolaborasi dengan berbagai elemen,” tutur Nandri.

Dalam kesempatan press conference juga menghadirkan 3 pembicara lain pada sesi sharing session yakni Komunitas Hijab Influcencer, Komunitas Deep Talk Lampung Camp dan Koordinator Program Kantin Kontainer.

Adapun Komunitas Hijab Influcencer dan Komunitas Deep Talk Lampung Camp akan berkolaborasi pada penyelenggaraan event di bulan Ramadan. Sementara itu, kordinator program kantin kontainer memaparkan testimoni kebermanfaatan program yang diterimanya.

Tingkatkan Layanan Kesehatan RS AKA Medika Sribhawono, AIA Bersama Dompet Dhuafa Kembangkan Poliklinik

Tingkatkan Layanan Kesehatan RS AKA Medika Sribhawono, AIA Bersama Dompet Dhuafa Kembangkan Poliklinik

Lampung Timur- Upaya penambahan fasilitas Kesehatan di wilayah Sribhawono, Lampung Timur, Lampung terus berlangsung bersama  PT AIA FINANCIAL (AIA) dan Dompet Dhuafa. Pengembangan fasilitas di Rumah Sakit AKA Medika Sribhawono agar dapat melayani kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan.

Melalui program dana kebajikannya, AIA menunjukkan komitmen nyata dengan mendukung pembangunan RS AKA Medika Sribhawono. Tambahan beberapa Poliklinik dan ruang tunggu hasil kolaborasi Program Kesehatan Dompet Dhuafa dengan AIA. Pengesahan Gedung berlangsung pada Jumat (14/02/2025) di RS AKA Medika Sribhawono, Lampung Timur, Lampung.

Pada pengesahan tersebut turut hadir, Presiden Direktur AIA, Harsya Prasetyo; Direktur RS AKA Medika Sribhawono drg. Endiki Surya Wira Pratama dan Ahmad Juwaini sebagai Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika.

Presiden Direktur AIA, Harsya Prasetyo, mengatakan, “Kesehatan adalah inti dari layanan AIA, komitmen ini tidak hanya terwujud melalui layanan asuransi. Tetapi juga melalui berbagai inisiatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Oleh karena itu, pengembangan fasilitas di RS AKA Medika Sribhawono menjadi langkah penting dalam memastikan akses pelayanan kesehatan yang lebih baik, nyaman dengan cakupan layanan lebih luas bagi masyarakat.”

Sejalan dengan hal tersebut, Ahmad Juwaini dalam sambutannya menyampaikan RS AKA Medika sebagai Aset wakaf produktif agar memberikan manfaat serta nilai finansial bagi kelompok Mauquf-Alaih.

“Kami Dompet Dhuafa hari ini menerima amanah Poliklinik dari AIA untuk menjadi sarana kesehatan di RS AKA Medika Sribhawono Lampung. Kami juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada AIA yang telah menitipkan amanahnya kepada kami. Mudah-mudahan RS AKA Medika Sribhawono bisa menjadi rumah sakit yang terus memberikan manfaat dan layanan kepada masyarakat,” kata Ahmad Juwaini.

Baca Juga: Menunjang Pelayanan RS. AKA Sribhawono, Samudera Peduli Bersama Dompet Dhuafa Resmikan Ruang Isolasi dan Rawa Inap

Perkembangan Poliklinik RS Aka Medika

Sebelumnya, RS AKA Medika Sribhawono berada pada lahan seluas 8.080 meter persegi ini memiliki 102 tempat tidur pasien rawat inap biasa dan intensif. Setiap bulannya, jumlah pasien di RS ini sekitar 1.500 sampai 1.700 pasien. Sebanyak 35 persen sampai 40 persen pasien dari jumlah tersebut umumnya harus menjalani rawat inap.

Kini, RS AKA Medika Sribhawono telah memiliki berbagai poli. Diantaranya yakni Poli Orthopedi, Poli Penyakit Dalam, Poli Obgyn, Poli Anak, Poli Radiologi/USG, Poli THT, Poli Saraf, Poli Paru, Poli Mata, Poli Gigi, Poli MCU, Poli Umum, dan Poli Bedah Umum. Kondisi ruang tunggu yang lebih luas dengan adanya AC, dan penerangan yang memadai dapat mendukung pelayanan lebih prima.

“Dengan adanya renovasi sehingga terdapat penambahan menjadi 13 poli berkat dukungan dari AIA, Alhamdulillah antrean pasien semakin terurai. Kemudian risiko infeksius juga semakin minimal dan Alhamdulillah dengan adanya poliklinik ini juga sudah jadi terpusat, kemudian ada poli terpadu, farmasi, pendaftaran, sehingga menjadi kesatuan yang terintegrasi dengan baik,” ungkap Direktur RS AKA Medika Sribhawono, drg. Endiki Surya Wira Pratama.

RS AKA Medika Sribhawono menjadi rujukan banyak Puskesmas dan Klinik Umum bukan saja di Kecamatan Sribhawono, tetapi juga dari daerah-daerah lain. Sejak ditetapkan menjadi RS Umum Tipe C pada tahun 2017 dan telah bergabung dalam pelayanan BPJS. Saat ini RS AKA Medika Sribhawono memiliki 31 kamar rawat inap yang terdiri dari kelas 1, kelas 2, kelas 3 dan VIP, serta 10 orang tenaga ahli Dokter Spesialis.

RS AKA Medika Sribhawono merupakan rumah sakit kedua yang dikelola oleh Dompet Dhuafa. Rumah sakit ini akan berbasis wakaf produktif dan subsidi silang dengan dana-dana keagamaan lainnya, yaitu zakaf, infak, dan sedekah. Berbagai macam fasilitas perlengkapan medis modern telah tersedia di rumah sakit ini.

Baca Juga: Bersama RS Aka Medika Sribhawono, Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan Bingkisan Anak Yatim Piatu