Apresiasi Dompet Dhuafa Lampung konsisten dalam Pemberantasan Stunting oleh AIMI Lampung di Satu Dekade AIMI Lampung

Apresiasi Dompet Dhuafa Lampung konsisten dalam Pemberantasan Stunting oleh AIMI Lampung di Satu Dekade AIMI Lampung

Bandar Lampung, 25 Oktober 2025 — Dompet Dhuafa Lampung kembali meneguhkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran gizi masyarakat melalui program POS GENZI (Gerakan Sadar Gizi). Dalam momentum Hari Ulang Tahun ke-10 Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Daerah Lampung, Dompet Dhuafa Lampung mendapat apresiasi dan penghargaan sebagai lembaga zakat dengan kepedulian tinggi terhadap pencegahan stunting di Provinsi Lampung.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi terhadap semua pihak yang berkolaborasi dalam gerakan edukasi gizi dan penanggulangan stunting di Provinsi Lampung. 

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dengan AIMI dalam edukasi dan penanggulangan stunting. Di sini yang spesial dari Dompet Dhuafa Lampung yang selalu membersamai aktivitas AIMI Lampung,” ujar Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M., Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung.

Adapun Ketua AIMI Daerah Lampung, Upi Fitriyanti, S.P., M.Si., dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas sinergi yang terjalin dengan berbagai pihak, yakni pihak pemerintahan provinsi, puskesmas, kader posyandu, DD Lampung, dan berbagai pihak dalam satu dekade perjalanan AIMI Lampung

Sementara itu, Nandrianto Suparno, S.T., selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, menuturkan bahwa kolaborasi dengan AIMI Lampung telah berjalan sejak tahun 2022 dan berangkat dari tiga nilai utama: empati, edukasi, dan aksi nyata. Program POS GENZI pertama kali diluncurkan di Desa Sukadadi, Kabupaten Pesawaran, kemudian berkembang hingga membuka pos di Bandar Lampung, Metro, dan Pringsewu. Sejak awal pelaksanaannya, program ini telah memberi manfaat kepada lebih dari 260 penerima manfaat di 8 kecamatan dan 4 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

“Kami percaya perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama. Dari donasi zakat, infak, sedekah masyarakat Lampung adalah bentuk nyata atas berjalannya program Gerakan Sadar Gizi untuk menyongsong generasi sehat dan kuat. Mari kita lanjutkan sinergi penuh kasih ini demi masyarakat Lampung berprestasi baik dalam maupun luar negeri,” ungkap Nandrianto Suparno, S.P., Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Talk Show Edukasi menghadirkan dua narasumber:

  • Dr. Anggun Rusyantia, S.P., MEP. (Konselor Menyusui & Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Tanjungkarang) dengan materi “Sukses Menyusui dan MPASI Gizi Seimbang”.
  • dr. Riona Sari, M.Sc., Sp.A. (Konselor Menyusui & Dokter Spesialis Anak) dengan materi “Pemantauan Tumbuh Kembang Anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)”.

Talkshow yang bertajuk “Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak dengan Menyusui dan MPASI Gizi Seimbang” ini diselenggarakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025 di Ruang Way Abung, Balai Keratun, Pemerintah Provinsi Lampung, dengan menghadirkan berbagai kalangan — mulai dari tenaga kesehatan, kader PKK, komunitas ibu menyusui, hingga masyarakat umum.

Dipandu oleh dr. Siti Ayu Rachmahwati, Sp.KKLP, talk show berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab bersama peserta. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan doorprize, plakat penghargaan untuk narasumber dan moderator, serta foto bersama seluruh peserta dan panitia.

Melalui momentum ini, Dompet Dhuafa Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya gerakan gizi sejak dini. Kesehatan anak bukan hanya tanggung jawab keluarga, tetapi juga wujud kepedulian bersama dalam menyiapkan generasi masa depan yang kuat dan berdaya.

Mari terus menebar kebaikan melalui donasi berkelanjutan untuk mendukung program Gerakan Sadar Gizi (POS GENZI), agar semakin banyak keluarga di Lampung yang merasakan manfaatnya. Bersama zakat, infak, dan sedekah, kita bangun generasi sehat — karena zakat membentang kebaikan, menumbuhkan masa depan.

Pos Genzi Dompet Dhuafa Gelar Skrining Awal Cegah Stunting di Bandar Lampung

Pos Genzi Dompet Dhuafa Gelar Skrining Awal Cegah Stunting di Bandar Lampung

Bandar Lampung – Dompet Dhuafa Lampung melalui program Pos Genzi (Gerakan Sadar Gizi) bersama AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) Daerah Lampung menggelar skrining awal kesehatan balita. Program ini bukan hanya fokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana edukasi gizi seimbang dan pencegahan stunting.

Apa Itu Program Pos Genzi?

Pos Genzi merupakan salah satu pilar kesehatan Dompet Dhuafa Lampung. Program ini hadir untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang melalui kelas nutrisi, penyuluhan pola hidup sehat, dan pendampingan praktik gizi.

Skrining Awal di Puskesmas Kota Karang

Pada Kamis, 2 Oktober 2025, Pos Genzi mengadakan skrining awal di Puskesmas Kota Karang, Bandar Lampung.

  • Peserta: 40 anak usia 0–2 tahun

  • Waktu: 09.00 WIB – Zuhur

  • Lokasi dipilih berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, karena wilayah ini membutuhkan pendampingan dalam gizi anak.

20 Anak Terpilih Jadi Penerima Manfaat

Agenda skrining ini menjadi langkah awal untuk menjaring calon penerima manfaat. Dari 40 peserta, hanya 20 anak yang akan dipilih untuk mendapatkan intervensi gizi lanjutan.

Ketua Pelaksana Pos Genzi, Rusmala Dewi, menjelaskan rangkaian pemeriksaan meliputi:

  • Riwayat kesehatan

  • Pengukuran antropometri

  • Pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb)

“Data yang terkumpul akan menjadi dasar pemberian intervensi gizi berikutnya,” jelasnya.

Kolaborasi Edukasi Bersama AIMI Lampung

Ketua AIMI Daerah Lampung, Upi Fitriyanti, menekankan pentingnya pemahaman ibu dalam tumbuh kembang anak.

“Pemahaman orang tua, terutama ibu, sangat berpengaruh pada pertumbuhan anak. Melalui Pos Genzi, kami berharap para ibu bisa mendapat edukasi langsung, sehingga mampu mencegah dan menanggulangi stunting,” ungkapnya.

Tahapan Program Berikutnya

Setelah skrining awal, program Pos Genzi akan dilanjutkan dengan:

  1. Pendampingan anak dan keluarga

  2. Pemantauan pertumbuhan secara berkala

  3. Penguatan peran orang tua dalam mendukung kesehatan dan gizi anak

Dengan kesinambungan program ini, diharapkan mampu menurunkan angka stunting di Lampung sekaligus meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.

Klik “Cegah stunting bukan sekadar program, tapi perjuangan untuk masa depan bangsa”

Dompet Dhuafa Lampung Gulirkan Program Pos Genzi di Bandar Lampung

Dompet Dhuafa Lampung Gulirkan Program Pos Genzi di Bandar Lampung

Bandar Lampung–Dompet Dhuafa Lampung dan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia cabang Lampung telah melaksanakan program Pos Gerakan Sadar Gizi (GENZI) di Bandar Lampung. Setelah sebelumnya telah melaksanakan program yang serupa di Kota Metro pada Januari yang lalu.

Yogi Achmad Fajar, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung menuturkan bahwa program genzi merupakan bentuk pemanfaatan dana zakat.

“Alhamdulillah, melalui dana zakat, kami dapat menggulirkan program pos genzi ini. Program pos genzi ini juga akan kami jalankan di Pringsewu,” ucapnya.

Yogi berharap program pos genzi ini dapat diterapkan oleh pemerintah setempat dengan penerima manfaat yang lebih banyak.

Program pos genzi di Bandar Lampung telah berlangsung sejak 24 Juni 2024 hingga 5 Juli 2024 lalu. Tepatnya di Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung.

Baca Juga: Entaskan Gizi Buruk, Dompet Dhuafa Lampung Gulirkan Pos Genzi di Metro

Baca Juga: Bantu Penanganan Stunting di Pringsewu, Dompet Dhuafa Lampung Terima Piagam Penghargaan Bupati Pringsewu

Selama 12 hari tersebut, anak-anak balita wasting dan berisiko wasting mendapatkan intervensi. Melalui pendidikan pangan lokal dan perubahan perilaku makan yang berlangsung secara berturut-turut.

Wasting merupakan kondisi berat badan anak terhadap tinggi badannya yang tidak proporsional atau sangat kurang bahkan berada di bawah rentang angka normal.

Selain risiko kematian yang tinggi, anak penderita wasting yang tidak tertangani dengan baik berisiko 3 kali lebih tinggi menjadi stunting.

Program Genzi ini bermitra dengan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) cabang Lampung dan kader posyandu setempat selaku pelaksana program.

Melalui program ini, Dompet Dhuafa Lampung berikhtiar untuk menurunkan kasus wasting dan membantu memulihkan berat badan anak.

Saat ini program Genzi telah memasuki tahap monitoring dan evaluasi dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 20 orang.

“Terima kasih atas program ini, sangat bermanfaat untuk saya dan anak saya,” ujar salah satu orang tua penerima manfaat program Pos Genzi.