PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Salurkan CSR ke KTH Rahayu Jaya Melalui Dompet Dhuafa Lampung

PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Salurkan CSR ke KTH Rahayu Jaya Melalui Dompet Dhuafa Lampung

Lampung – PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) menyalurkan bantuan CSR berupa sarana dan prasarana eduwisata kepada KTH Rahayu Jaya di Desa Labuhan Ratu VII, Lampung Timur. Bantuan ini disalurkan melalui Dompet Dhuafa Lampung sebagai upaya pelestarian hutan sekaligus pemberdayaan masyarakat di sekitar Taman Nasional Way Kambas.

Kamis siang (14/08/25), seluruh anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Rahayu Jaya berbahagia selepas menerima bantuan sarana dan prasarana untuk kegiatan eduwisata. Mereka mengaku senang lantaran alat dan juga pembagunan sarana yang diberikan sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan eduwisata.

“Kami memiliki keinginan kuat dalam menjaga hutan dan menjalan kegiatan wisata yang konservatif. Namun ada beberapa peralatan dan sarana yang belum kami miliki. Tentunya kami sangat senang, terima kasih atas bantuan CSR dari PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen. Sangat berguna untuk menunjang kegiatan eduwisata yang kami jalankan kedepannya” ungkap Hasan Mas Hadi, ketua KTH Rahayu Jaya.

Senada dengan Ketua KTH, kepala desa Labuhan Ratu VII juga menyambut baik adanya bantuan CSR. “Senang sekali, terima kasih kepada donatur. Saya doakan ini menjadi amal jariyah dan semoga memperlancar usaha donatur” ucap Sumarno Kepala Desa.

Pihak Taman Nasional Way Kambas (TNWK) pun memberikan apresiasi untuk PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen dan Dompet Dhuafa Lampung. Erwin Iskandar selaku Kepala SPTN Wilayah III pada Balai Taman Nasional Way Kambas mengatakan bahwa penting untuk menjaga kelestarian hutan, khususnya TNWK. Adanya program bantuan CSR untuk KTH Rahayu Jaya sebagai mitra penjaga hutan juga menjadi langkah yang baik.

“Ini baik dan bagus, terima kasih sudah membantu KTH Rahayu Jaya baik dalam sarana dan prasarana penunjang kegiatan eduwisata. Ini akan menguatkan mereka dalam menjaga wilayah Way Kambas dan semoga juga aktivitas eduwisata yang dijalankan bisa berjalan dengan baik” ucap Erwin Iskandar saat sambutan dalam acara simbolis penyerahan bantuan di sekretariat KTH Rahayu Jaya.

Sementara itu, pimpinan cabang Dompet Dhuafa Lampung, menyampaikan bahwa sinergi ini menjadi langkah nyata kolaborasi multipihak dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar hutan yang sekaligus menjaga kelestarian hutan. “Dompet Dhuafa konsisten mendorong program pemberdayaan masyarakat. Kami bangga bisa menjadi jembatan antara perusahaan dengan kelompok tani hutan yang berjuang menjaga Taman Nasional Way Kambas melalui kegiatan restorasi dan juga eduwisata yang sangat atraktif ini” ungkap Nandrianto Suparno.

Melalui penyaluran CSR ini, PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Dompet Dhuafa Lampung, dan KTH Rahayu Jaya berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan melalui kegiatan wisata yang dikelola oleh KTH Rahayu Jaya.

KTH Rahayu jaya merupakan kelompok tani hutan yang berada di Desa Labuhan Ratu VII Lampung Timur. Aktivitas KTH Rahayu jaya adalah sebagai mitra Taman Nasional dalam merestorasi wilayah hutan dan menjaga kelestarian hutan sebagai wilayah desa penyangga.

Adapun bantuan yang diterima KTH Rahayu Jaya dalam penyaluran CSR ini adalah peralatan penunjang kegiatan eduwisata seperti tenda, senter, kompor camping, sepatu, hammock dan pembangunan area glamping.

Tingkatkan Layanan Kesehatan RS AKA Medika Sribhawono, AIA Bersama Dompet Dhuafa Kembangkan Poliklinik

Tingkatkan Layanan Kesehatan RS AKA Medika Sribhawono, AIA Bersama Dompet Dhuafa Kembangkan Poliklinik

Lampung Timur- Upaya penambahan fasilitas Kesehatan di wilayah Sribhawono, Lampung Timur, Lampung terus berlangsung bersama  PT AIA FINANCIAL (AIA) dan Dompet Dhuafa. Pengembangan fasilitas di Rumah Sakit AKA Medika Sribhawono agar dapat melayani kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan.

Melalui program dana kebajikannya, AIA menunjukkan komitmen nyata dengan mendukung pembangunan RS AKA Medika Sribhawono. Tambahan beberapa Poliklinik dan ruang tunggu hasil kolaborasi Program Kesehatan Dompet Dhuafa dengan AIA. Pengesahan Gedung berlangsung pada Jumat (14/02/2025) di RS AKA Medika Sribhawono, Lampung Timur, Lampung.

Pada pengesahan tersebut turut hadir, Presiden Direktur AIA, Harsya Prasetyo; Direktur RS AKA Medika Sribhawono drg. Endiki Surya Wira Pratama dan Ahmad Juwaini sebagai Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika.

Presiden Direktur AIA, Harsya Prasetyo, mengatakan, “Kesehatan adalah inti dari layanan AIA, komitmen ini tidak hanya terwujud melalui layanan asuransi. Tetapi juga melalui berbagai inisiatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Oleh karena itu, pengembangan fasilitas di RS AKA Medika Sribhawono menjadi langkah penting dalam memastikan akses pelayanan kesehatan yang lebih baik, nyaman dengan cakupan layanan lebih luas bagi masyarakat.”

Sejalan dengan hal tersebut, Ahmad Juwaini dalam sambutannya menyampaikan RS AKA Medika sebagai Aset wakaf produktif agar memberikan manfaat serta nilai finansial bagi kelompok Mauquf-Alaih.

“Kami Dompet Dhuafa hari ini menerima amanah Poliklinik dari AIA untuk menjadi sarana kesehatan di RS AKA Medika Sribhawono Lampung. Kami juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada AIA yang telah menitipkan amanahnya kepada kami. Mudah-mudahan RS AKA Medika Sribhawono bisa menjadi rumah sakit yang terus memberikan manfaat dan layanan kepada masyarakat,” kata Ahmad Juwaini.

Baca Juga: Menunjang Pelayanan RS. AKA Sribhawono, Samudera Peduli Bersama Dompet Dhuafa Resmikan Ruang Isolasi dan Rawa Inap

Perkembangan Poliklinik RS Aka Medika

Sebelumnya, RS AKA Medika Sribhawono berada pada lahan seluas 8.080 meter persegi ini memiliki 102 tempat tidur pasien rawat inap biasa dan intensif. Setiap bulannya, jumlah pasien di RS ini sekitar 1.500 sampai 1.700 pasien. Sebanyak 35 persen sampai 40 persen pasien dari jumlah tersebut umumnya harus menjalani rawat inap.

Kini, RS AKA Medika Sribhawono telah memiliki berbagai poli. Diantaranya yakni Poli Orthopedi, Poli Penyakit Dalam, Poli Obgyn, Poli Anak, Poli Radiologi/USG, Poli THT, Poli Saraf, Poli Paru, Poli Mata, Poli Gigi, Poli MCU, Poli Umum, dan Poli Bedah Umum. Kondisi ruang tunggu yang lebih luas dengan adanya AC, dan penerangan yang memadai dapat mendukung pelayanan lebih prima.

“Dengan adanya renovasi sehingga terdapat penambahan menjadi 13 poli berkat dukungan dari AIA, Alhamdulillah antrean pasien semakin terurai. Kemudian risiko infeksius juga semakin minimal dan Alhamdulillah dengan adanya poliklinik ini juga sudah jadi terpusat, kemudian ada poli terpadu, farmasi, pendaftaran, sehingga menjadi kesatuan yang terintegrasi dengan baik,” ungkap Direktur RS AKA Medika Sribhawono, drg. Endiki Surya Wira Pratama.

RS AKA Medika Sribhawono menjadi rujukan banyak Puskesmas dan Klinik Umum bukan saja di Kecamatan Sribhawono, tetapi juga dari daerah-daerah lain. Sejak ditetapkan menjadi RS Umum Tipe C pada tahun 2017 dan telah bergabung dalam pelayanan BPJS. Saat ini RS AKA Medika Sribhawono memiliki 31 kamar rawat inap yang terdiri dari kelas 1, kelas 2, kelas 3 dan VIP, serta 10 orang tenaga ahli Dokter Spesialis.

RS AKA Medika Sribhawono merupakan rumah sakit kedua yang dikelola oleh Dompet Dhuafa. Rumah sakit ini akan berbasis wakaf produktif dan subsidi silang dengan dana-dana keagamaan lainnya, yaitu zakaf, infak, dan sedekah. Berbagai macam fasilitas perlengkapan medis modern telah tersedia di rumah sakit ini.

Baca Juga: Bersama RS Aka Medika Sribhawono, Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan Bingkisan Anak Yatim Piatu

Warga Terdampak Banjir Lampung Timur Terima Bantuan dari PGN Stasiun Pagardewa–Dompet Dhuafa Lampung

Warga Terdampak Banjir Lampung Timur Terima Bantuan dari PGN Stasiun Pagardewa–Dompet Dhuafa Lampung

Lampung Timur–Banjir melanda wilayah Lampung Timur beberapa waktu yang lalu. Banjir ini menyebabkan ribuan rumah warga terendam, barang-barang rumah tangga menjadi rusak dan hanyut.

Tidak hanya itu, banjir juga mengakibatkan perekonomian masyarakat terganggu.

Jasmin (45), salah satu warga yang terdampak bercerita bahwa banjir datang secara tiba-tiba.

“Banjir kali ini datang secara tiba-tiba dan begitu cepat dengan ketinggian 30-150 cm. Sehingga warga tidak sempat menyelamatkan harta benda,” ucapnya.

Jasmin juga bercerita bahwa banjir ini merupakan banjir terparah yang terjadi sejak 2018 lalu. Rumah-rumah warga terendam dan terpaksa mengungsi di tenda pengungsian.

Merespon hal tersebut, Dompet Dhuafa Lampung bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Stasiun Kompresor Gas Pagardewa menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir.

Bantuan disalurkan secara langsung dari rumah ke rumah yang terdampak banjir paling parah. Total sebanyak 20 Kepala Keluarga di Dusun Pematang, Labuhan Ratu, Pasir Sakti, Lampung Timur jadi penerima manfaat.

Division Head CSR PT Perusahaan Gas Negara Tbk Krisdyan Widagdo Adhi menuturkan, PGN terus berkomitmen untuk mendorong ketahanan masyarakat terhadap bencana yang kerapkali melanda berbagai wilayah di Indonesia melalui program CSR.

“Kami berharap semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana, sehingga mereka dapat pulih kembali”.

Baca Juga: INTI Lampung Bagikan Beras untuk Penyintas Banjir di Way Lunik, Berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Lampung

Baca Juga: Bandar Lampung Dilanda Banjir Bandang, Ini Respon Cepat Dompet Dhuafa Lampung

Solidaritas PGN Pagardewa untuk Korban Bencana

Sementara, Nandrianto Suparno mengapresiasi kepedulian dan solidaritas dari PGN Pagardewa.

“Terima kasih banyak atas kepedulian teman-teman dari PGN Pagardewa. Bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas kemanusiaan oleh PGN Pagardewa kepada masyarakat Lampung,” ujar Nandri.

Wahyudin, Kepala Dusun Pematang Gadung, menyampaikan rasa syukur atas bantuan sembako untuk warganya.

“Alhamdulillah terima kasih banyak untuk PGN Pagardewa dan Dompet Dhuafa Lampung. Saat ini masyarakat memang sangat membutuhkan sembako. Sebab mayoritas masyarakat kehilangan pekerjannya sebagai buruh tani dan tambak, karena sawah dan tambak juga ikut terendam,” terang Wahyudin.

Menunjang Pelayanan RS. AKA Sribhawono, Samudera Peduli Bersama Dompet Dhuafa Resmikan Ruang Isolasi dan Rawa Inap

Menunjang Pelayanan RS. AKA Sribhawono, Samudera Peduli Bersama Dompet Dhuafa Resmikan Ruang Isolasi dan Rawa Inap

Dompet Dhuafa Lampung – Ruang Isolasi & Rawat Inap menjadi komponen penting dalam ekosistem rumah sakit agar pelayanan kesehatan dapat beroperasi secara komprehensif. Menunjang pelayanan kesehatan, Pada Rabu (20/12/2023), Dompet Dhuafa bersama Samudera Peduli meresmikan Ruang Ruang Isolasi & Rawat Inap di Rumah Sakit (RS) AKA Medika Sribhawono, Lampung Timur, Lampung.

“Kami bersyukur atas kehadirannya Samudera Peduli atas bantuan ruang inap dan ruang isolasi untuk Rs AKA Medika. Dompet Dhuafa berikhtiar untuk mengoptimalisasikan dana yang kami himpun untuk membangun rs untuk para masyarakat dhuafa dengan bergabungnya Samudera Peduli. Mudah – mudahan Dompet Dhuafa dapat semakin diterima oleh masyarakat.” Ucap Bobby P Manulang selalu General Manager Wakaf Dompet Dhuafa.

Pada Bulan Mei 2023 Dompet Dhuafa menerima Dana corporate social responsibility (CSR) dari Samudera Peduli untuk disalurkan ke RS AKA Medika Sribhawono Lampung Timur. Dana yang diterima tersebut direalisasikan untuk Renovasi Pembangunan Ruang Isolasi, dan 2 ruang rawat inap. Terhitung sejak bulan Mei – Desember 2023 proses renovasi dan pembangunan telah terealisasi 100%.

CSR Ruang Isolasi & Rawat Inap dari Samudera Peduli

Rs Aka Medika Sribhawono berada pada lahan seluas 8.000 meter persegi ini memiliki 102 tempat tidur pasien rawat inap biasa dan intensif. Setiap bulannya, RS ini dikunjungi oleh sekitar 1.500 sampai 1.700 pasien. Sebanyak 35 persen sampai 40 persen pasien dari jumlah tersebut umumnya harus menjalani rawat inap.

“Terima kasih dan apresiasi yang setingginya kami ucapkan untuk Samudera Peduli untuk bantuannya. Sehingga kami dapat terus bermanfaat bagi masyarakat. Kami baru saja terakreditasi dan mendapatkan nilai terbaik yakni paripurna.”Ucap Erwin Mukhtaruddin selalu Direktur Pengembangan Bisnis DD Medika.

RS AKA Medika Sribhawono menjadi rujukan banyak Puskesmas dan klinik umum bukan saja di Kecamatan Sribhawono, tetapi juga dari daerah-daerah lain. Sejak ditetapkan menjadi RS Umum Tipe C pada tahun 2017 dan telah bergabung dalam pelayanan BPJS. Saat ini RS AKA Medika memilik 105 kamar rawat inap yang terdiri dari kelas 1, kelas 2, kelas 3 dan VIP, serta 10 orang tenaga ahli Dokter Spesialis.

Ruang Isolasi Rawat Inap berfungsi bagi pasien yang memilki penyakit menular sebagai upaya pencegahan penularan kepada pasien lainnya. Sehingga tidak terjadi insiden infeksi nasokomial. Ruangan ini mempunyai kekhususan teknis sebagai ruangan rawat bagi pasien yang membutuhkan perlakuan isolasi.

Kelas rawat inap memiliki standarisasi secara umum. Semua lingkungan perawatan pasien di ruang rawat inap harus seminimal mungkin dari partikel debu, mikroorganisme dan spora.

Dalam melakukan pelayanan kesehatan, RS AKA Medika Sribhawono bertumpu pada rasa kemanusiaan. Rumah sakit ini juga menerima pelayanan secara gratis kepada dhuafa atau warga tak mampu meski belum memiliki BPJS.

Baca Juga: Komitmen Atasi Stunting, Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan Paket Gizi di Pringsewu

Baca Juga: RS AKA Medika Sribhawono Serahkan Zakat Karyawan Ke Dompet Dhuafa Lampung

Rumah Sakit Berbasif Wakaf Produktif

RS AKA Medika Sribhawono merupakan rumah sakit kedua yang dikelola oleh Dompet Dhuafa. Rumah sakit ini akan berbasis wakaf produktif dan subsidi silang dengan dana-dana keagamaan lainnya, yaitu zakaf, infak, dan sedekah. Berbagai macam fasilitas perlengkapan medis modern telah tersedia di rumah sakit ini.

Samudera Peduli telah menyalurkan Donasi Corporate Social Responsibility (Csr ) ke Rs Aka Medika Sribhawono seperti Mesin Anestesi, Ruang Rawat Inap Magnolia dan Camelia, Ruang Isolasi dan Ambulance.

“Samudera Peduli sebagaimana pendiri kami, bahwa beliau seorang pebisnis yang nasionalis. Selain itu beliau juga ingin berkontribusi dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan doa kita semua, harapannya yang kami berikan dapat menjadi wasilah segala urusan Samudera Peduli. Kami berharap kerja sama dapat terus berlanjut untuk program selanjutnya.” Ucap Asril Bari selalu Ketua Yayasan Samudera Peduli