Dompet Dhuafa Lampung Bantu Tukang Becak Penderita Tumor Ganas

Dompet Dhuafa Lampung Bantu Tukang Becak Penderita Tumor Ganas

Bandar Lampung–Terima bantuan dari Dompet Dhuafa Lampung, tukang becak penderita tumor ganas berharap kesembuhannya.

Sukarman (53) harus melawan penyakit tumor sinonasal ganas stadium 4. Ia harus menahan getir penyakit di masa yang seharusnya menikmati hari tuanya.

Sebelum terkena penyakit tumor, Sukarman sehari-hari bekerja sebagai tukang becak kayuh di Bandar Lampung. Pengahasilan per harinya hanya berkisar 50-100 ribu.

Istri Sukarman bercerita tentang asal mula penyakit tumor sang suami.

“Awal hanya batuk pilek, sudah minum berbagai obat sampai 3 bulan tidak kunjung sembuh. Kemudian cek lagi baru mengetahui bahwa terdapat tumor ketika di rumah sakit,” tuturnya.

Baca Juga: Sudah 10 Tahun Idap Penyakit Langka, Dompet Dhuafa Lampung Berikan Bantuan Kepada Ayesha

Baca Juga: Panen Perdana Ikan Lele di Kandang Maggotin Dompet Dhuafa Lampung

Meski merasakan sakit, awalnya Sukarman tetap menarik becak. namun sakit yang semakin dirasakan membuat dirinya akhirnya memilih beristirahat. Pasalnya, tumor ganas yang dialami Sukarman, membuat sebelah matanya kini menjadi buram dan sulit melihat.

Saat ini, Sukarman sebagai kepala keluarga tidak dapat mencari nafkah untuk keluarganya. Apalagi masih ada 3 anaknya yang masih sekolah.

Sukarman hanya mengharapkan bantuan dari tetangga dan saudaranya untuk bisa memenuhi kehidupan sehari-harinya.

Alhamdulillah, Dompet Dhuafa Lampung turut hadir membantu sebagian kebutuhan Sukarman untuk biaya pengobatan dan kehidupan sehari-harinya pada Senin, (20/05/2024).

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Dompet Dhuafa Lampung yang sudah membantu saya. Saya hanya bisa pasrah dengan keadaan saat ini, saya juga minta doa kesembuhannya,” ujar Sukarman.

Sudah 10 Tahun Idap Penyakit Langka, Dompet Dhuafa Lampung Berikan Bantuan Kepada Ayesha

Sudah 10 Tahun Idap Penyakit Langka, Dompet Dhuafa Lampung Berikan Bantuan Kepada Ayesha

Bandar Lampung-Sudah 10 Tahun mengidap penyakit langka dan harus putus sekolah, Ayesha yang berusian 10 tahun mengidap kelainan jantung dan tidak memiliki anus sejak lahir.

Hingga saat ini, operasi pembuatan anus belum bisa terlaksana karena adanya kelainan jantung dari Ayesha. Sehingga hanya mengandalkan pembuatan kolostomi oleh dokter untuk pembuangan.

Ayesha sejatinya pernah bersekolah seperti anak-anak biasanya, namun Ayesha mendapatkan perlakuan yang tidak baik oleh temannya. Hal ini hingga membuat Ayesha trauma jika bertemu orang lain dan terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya.

Ayesha bercerita bahwa Ia ingin menjalani hidup yang normal dan bersekolah seperti teman-temannya.

“Aku ingin sekali seperti anak-anak yang lain, hidup normal dan bersekolah,” cerita Ayesha kepada tim Dompet Dhuafa Lampung.

Ayesha sehari-hari hanya dirumah ditemani oleh sang ibu (Dwi Marina). Sementara ayahnya bekerja sebagai seorang buruh galon dengan penghasilan yang terbatas.

Baca Juga: Panen Perdana Ikan Lele di Kandang Maggotin Dompet Dhuafa Lampung

Baca Juga: Terima Bingkisan Cinta, Guru Ngaji di Lampung Tersenyum Bahagia

Dengan penghasilan sebagai buruh galon, Ayah Ayesha hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga tidak cukup untuk biaya berobat Ayesha.

Dompet Dhuafa Lampung, hadir pada Senin (20/05/2024) di kediaman Ayesha memberikan bantuan kebutuhan Ayesha. Bantuan Dompet Dhuafa Lampung berupa uang tunai untuk biaya berobat dan kebutuhan lainnya.

“Saya sangat mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa Lampung. Semoga berkah untuk semua donatur,” ucap Dwi Marina.

Entaskan Gizi Buruk, Dompet Dhuafa Lampung Gulirkan Pos Genzi di Metro

Entaskan Gizi Buruk, Dompet Dhuafa Lampung Gulirkan Pos Genzi di Metro

Metro–Menurut Laporan Studi Status Gizi Indonesia dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, prevalensi wasting di Lampung tahun 2022 sebesar 7%. Sementara di Kota Metro angka prevelensi wasting lebih besar dari Provinsi Lampung yakni sebesar 8,4%.

Untuk itu, beragam upaya terus dilakukan oleh pemerintah, swasta dan masyarakat untuk berusaha menurunkan angka wasting tersebut. Termasuk Dompet Dhuafa Lampung yang turut berkomitmen membantu menyelamatkan masa depan anak bangsa dengan pengentasan gizi buruk melalui program kesehatan.

Pos Gerakan Sadar Gizi (GENZI) merupakan salah satu program di pilar kesehatan Dompet Dhuafa Lampung. Pos Genzi merupakan intervensi perbaikan gizi balita wasting dan berisiko wasting melalui pendidikan pangan lokal dan perubahan perilaku makan yang berlangsung secara terus menerus selama 12 hari di Pos Genzi.

Baca Juga: Audiensi dengan Walikota Metro, Dompet Dhuafa Lampung dan AIMI Lampung Bahas Kolaborasi Penanganan Stunting dan Kesehatan Ibu Hamil

Baca Juga: Komitmen Atasi Stunting, Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan Paket Gizi di Pringsewu

Wasting merupakan kondisi berat badan anak terhadap tinggi badannya yang tidak proporsional atau sangat kurang bahkan berada di bawah rentang angka normal. Dalam kondisi wasting perawakan anak akan tampak kurus atau sangat kurus karena berat badan tidak sepadan dengan tinggi badan.

Selain risiko kematian yang tinggi, anak penderita wasting yang tidak tertangani dengan baik berisiko 3 kali lebih tinggi menjadi stunting.

Program Genzi ini bermitra dengan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) cabang Lampung dan kader posyandu setempat selaku pelaksana program.

Sejak akhir Januari lalu, program pos Genzi telah berlangsung di Kota Metro, tepatnya di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat. Saat ini program Genzi telah memasuki tahap monitoring dan evaluasi. Total sejumlah 20 anak dan orangtua sebagai penerima manfaat program pos Genzi ini.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar mengutarakan bahwa pemilihan lokasi berdasarkan koordinasi dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kota Metro.

“Pemilihan lokasi tentu kami berkoordinasi dengan Dinkes setempat yang merekomendasikan lokus-lokus yang ada di Kota Metro, sehingga program ini benar-benar tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Upaya Dompet Dhuafa dalam Pengentasan Gizi Buruk di Lampung

Baca Juga: Bantu Penanganan Stunting di Pringsewu, Dompet Dhuafa Lampung Terima Piagam Penghargaan Bupati Pringsewu

Program Pos Genzi adalah bentuk kepedulian Dompet Dhuafa Lampung kepada masyarakat terkait pentingnya kesadaran gizi dan pola hidup sehat. Selain itu, program ini bertujuan untuk membantu memulihkan berat badan anak.

Karin selaku pelaksana program Genzi dari AIMI Lampung menyebutkan bahwa setelah satu bulan hingga 2 bulan program ini berlangsung, terdapat beberapa penerima manfaat yang mengalami peningkatan berat badan. Sementara ada pula yang mengalami penurunan karena sempat sakit.

“Alhamdulillah setelah monitoring kedua, terdapat beberapa yang mengalami peningkatan berat badan,” ujarnya.

Rohwati (53) salah satu kader posyandu di Kelurahan Yosomulyo, Metro Pusat bercerita terkait pengalamannya dalam mendampingi dan memantau pelaksanaan program Pos Genzi selama 12 hari tersebut.

Rohwati bercerita bahwa Ia merasa tertolong dengan adanya program Pos GENZI yang telah memberikan edukasi sehingga ada perubahan perilaku pola asuh orang tua dan pola makan anak.

“Terima kasih AIMI dan Dompet Dhuafa, kami para kader dan orang tua mendapatkan ilmu baru dan dapat kami bagikan dan praktekkan terus kedepannya,” terang Rohwati.

Melalui program ini terjadi perubahan perilaku yang terlihat pada orang tua dan juga anak. Anak-anak sudah terbiasa mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Kini, para orang tua menjadi lebih kreatif untuk memberikan makanan kepada buah hatinya.

“Sekarang orang tua tidak lagi bingung untuk memberikan makanan kepada balita, karena tidak lagi memisahkan makanan anak dan makanan sehari-hari. Anak memakan apa yang dimakan orang tua,” ucapnya.

Riyanti (32) salah satu penerima manfaat program ini juga bercerita bahwa anaknya kini menjadi lebih lahap makan. Karena sebelumnya cukup sulit untuk makan.

“Alhamdulillah berkat program genzi ini, kami ibu-ibu jadi lebih kreatif. Sekarang anak jadi suka ngemil juga,” tutur Riyanti bercerita.

Bantu Penanganan Stunting di Pringsewu, Dompet Dhuafa Lampung Terima Piagam Penghargaan Bupati Pringsewu

Bantu Penanganan Stunting di Pringsewu, Dompet Dhuafa Lampung Terima Piagam Penghargaan Bupati Pringsewu

PRINGSEWU–Dompet Dhuafa Lampung menerima penghargaan atas kontribusi dalam mendukung program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pringsewu.

Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah menyerahkan piagam penghargaan secara langsung kepada Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar pada Selasa, (20/02/2024) di Urban Style Hotel, Kabupaten Pringsewu.

Selain Dompet Dhuafa Lampung, terdapat 7 mitra lainnya yang mendapatkan penghargaan serupa, di antaranya Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Lampung, mitra kebaikan Dompet Dhuafa Lampung.

Penghargaan ini diberikan dalam agenda Rapat Koordinasi Rembuk Stunting Kabupaten Pringsewu.

Pj Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dalam percepatan penurunan stunting di Pringsewu.

“Penyelesaian dan penurunan stunting tidak bisa kami lakukan sendiri, perlu dukungan berbagai elemen. Alhamdulillah, atas dukungan berbagai instansi dan elemen masyarakat, menurut SSGI prevelensi stunting Kabupaten Pringsewu tahun 2022 sudah menyentuh angka 16,3%,” paparnya.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar menyampaikan rasa syukur atas apresiasi tersebut. Yogi mengatakan adanya penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kiprah Dompet Dhuafa Lampung dalam menanggulangi permasalahan sosial melalui gerakan zakat.

“Alhamdulillah ini berkah untuk semua yang terlibat, utamanya amil dan para donatur Dompet Dhuafa Lampung. Ini memacu kami untuk lebih semangat dan sungguh-sungguh berkontribusi dalam penanganan stunting di Lampung,” jelas Yogi.

Baca Juga: Komitmen Atasi Stunting, Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan Paket Gizi di Pringsewu

Baca Juga: Kolaborasi Cegah Stunting, Pj Bupati Pringsewu Apresiasi DD Lampung dan AIMI Lampung

Kiprah Dompet Dhuafa Lampung dalam Penanganan Stunting di Pringsewu

Sejak 2023 Dompet Dhuafa Lampung bersama AIMI Lampung menyelenggarakan program Pos Gerakan Sadar Gizi (Pos Genzi) di Pringsewu.

Melalui program ini, Dompet Dhuafa Lampung melakukan intervensi selama 12 hari pada anak-anak stunting dan yang berisiko stunting.

Kemudian, Dompet Dhuafa Lampung juga memberikan edukasi kepada para ibu yang berasal dari keluarga dhuafa.

“Insya Allah di tahun 2024 ini, Dompet Dhuafa Lampung dan AIMI Lampung akan menyelenggarakan program Pos Genzi kembali di Kabupaten Pringsewu di lokus yang berbeda,” ujar Yogi.

Selain itu, Dompet Dhuafa Lampung juga aktif menyalurkan paket gizi anak sehat dan paket gizi ibu hamil.

Pada akhir kegiatan, Dompet Dhuafa Lampung juga turut menandatangani komitmen penurunan stunting di Kabupaten Pringsewu tahun 2024.

Audiensi dengan Walikota Metro, Dompet Dhuafa Lampung dan AIMI Lampung Bahas Kolaborasi Penanganan Stunting dan Kesehatan Ibu Hamil

Audiensi dengan Walikota Metro, Dompet Dhuafa Lampung dan AIMI Lampung Bahas Kolaborasi Penanganan Stunting dan Kesehatan Ibu Hamil

Dompet Dhuafa Lampung-Untuk meluaskan silaturahmi, Dompet Dhuafa Lampung bersama Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) wilayah Lampung melakukan audiensi dengan Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin. Agenda ini berlangsung pada Jum’at (19/01) di kantor Walikota Metro.

Hadir dalam agenda ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Metro.

Baca Juga: Komitmen Atasi Stunting, Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan Paket Gizi di Pringsewu

Baca Juga: Intens Tangani Stunting, Dompet Dhuafa Lampung bersama Pemkab Pringsewu Salurkan Paket Gizi Anak Sehat di Pardasuka

Dalam audiensi ini, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar mengajak kolaborasi Pemerintah Kota Metro dalam penanganan stunting dan kesehatan ibu hamil. Melalui audiensi ini, Yogi mengharapkan dukungan pelaksanaan program tersebut dari Pemerintah Kota Metro.

Implementasi program kolaborasi ini yakni pelaksanaan program pos Gerakan Sadar Gizi atau Pos GENZI di Kota Metro bersama dengan AIMI wilayah Lampung.

“Kami Dompet Dhuafa Lampung berfokus juga pada program kesehatan. Khususnya kesehatan ibu hamil dan penanganan kasus stunting dan wasting. Di tahun 2024 ini, kami akan menyelenggarakan kembali program Pos GENZI di 3 Kabupaten Kota, salah satunya yakni Kota Metro,” ujar Yogi.

Baca Juga: Menunjang Pelayanan RS. AKA Sribhawono, Samudera Peduli Bersama Dompet Dhuafa Resmikan Ruang Isolasi dan Rawa Inap

Baca Juga: Komitmen Berdayakan Yatim, Dompet Dhuafa Lampung-Berkah Madani Center Luncurkan Program Yatimpreneur

Melalui POS GENZI, nantinya anak-anak dari keluarga dhuafa beserta para ibunya akan mendapatkan asupan makanan bergizi. Selain itu, para penerima manfaat akan mendapatkan pendampingan, edukasi, dan sosialisasi terkait asupan makanan bergizi.

“Nantinya kami akan melakukan intervensi selama 14 hari berturut-turut dengan memberikan makanan sehat. Kemudian akan diberikan pendampingan. Harapannya ada perubahan perilaku dari para penerima manfaat,” papar Ritma Wakil Ketua AIMI Lampung.

Walikota Metro Sambut Baik Program Kolaborasi

Walikota Metro, Wahdi menyambut baik program tersebut dan mengutarakan komitmen untuk mendukung penuh kegiatan kolaborasi kebaikan ini.

“Kami pemerintah berkomitmen dan fokus dalam penanganan stunting. Saya menyambut gembira atas kolaborasi ini. Karena generasi muda harus kita jaga bersama-sama. Perlu adanya dukungan, tidak hanya pemerintah saja. Namun perlu adanya sinergi dengan kelompok-kelompok masyarakat,” tuturnya.

Wahdi menjelaskan bahwa program kolaborasi ini sejalan dengan visi kota Metro yakni Gemerlang (Generasi Emas Metro Cemerlang). Lebih lanjut Ia mengutarakan rasa terima kasih dan berharap program ini bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga dengan adanya kolaborasi ini semakin mempercepat penurunan kasus stunting di kota Metro. Kemudian, semoga hal ini bisa jadi nilai ibadah untuk kita semua,” harapnya.

Komitmen Atasi Stunting, Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan Paket Gizi di Pringsewu

Komitmen Atasi Stunting, Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan Paket Gizi di Pringsewu

Dompet Dhuafa Lampung —Bentuk kontribusi penanganan kasus stunting di Lampung, Dompet Dhuafa Lampung bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pringsewu menyalurkan puluhan Paket Gizi Anak Sehat dan Paket Gizi Ibu Hamil. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, (19/12/2023) di Balai Desa Ambawara, Kec. Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.

Program ini merupakan rangkaian agenda dari program Pos Genzi (Gerakan Sadar Gizi) yang akan berlangsung tahun 2024 mendatang.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar menyatakan komitmen Dompet Dhuafa Lampung untuk terus berbagi kepada yang membutuhkan.

“Kami Dompet Dhuafa Lampung menitipkan doa untuk para donatur dan semua pihak yang terlibat. Agar  langkah dan segala aktivitasnya menjadi mudah dan lancar,” ucapnya.

Baca Juga: Intens Tangani Stunting, Dompet Dhuafa Lampung bersama Pemkab Pringsewu Salurkan Paket Gizi Anak Sehat di Pardasuka

Baca Juga: Catat! Ini Cara Membayar Fidyah Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Yogi menuturkan, program bantuan paket gizi ini merupakan rangkaian agenda dari program Pos Gerakan Sadar Gizi (Pos Genzi) yang akan berlangsung tahun 2024 mendatang.

“Pos Genzi merupakan program kolaborasi antara Dompet Dhuafa Lampung dan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Lampung. Program ini sudah berjalan sejak tahun 2022 lalu mendampingi Ibu dan anak balita mencegah stunting,” ujar Yogi.

Penjabat Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah mengapresiasi peran stakeholder lembaga sosial dalam penurunun stunting di Kabupaten Pringsewu.

“Saya memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Dompet Dhuafa Lampung. Karena telah mendukung proses penurunan angka stunting yang juga berkolaborasi dengan AIMI Lampung dalam penerapan programnya,” terang Adi.

Para penerima manfaat menyampaikan rasa terima kasih bagi seluruh pihak yang terlibat dalam program ini.

Baca Juga: Kolaborasi Paragon DC Lampung dan Dompet Dhuafa Lampung Gelar Aksi Layanan Sehat Gratis Bagi Masyarakat di PKOR Way Halim

Baca Juga: Kolaborasi Cegah Stunting, Pj Bupati Pringsewu Apresiasi DD Lampung dan AIMI Lampung

“Terima kasih untuk Dompet Dhuafa Lampung. Harapannya semoga anak saya kelak dapat tumbuh sehat dengan asupan pola makan bergizi,” ucap Parniasih (36) salah satu penerima manfaat Paket Gizi Anak Sehat.

“Untuk para donatur semoga rezekinya lancar dan berkah. Kemudian untuk Dompet Dhuafa Lampung beserta semua pihak yang terlibat bisa berbagi kebermanfaatan dengan lebih luas,” kata Yuli (23) penerima manfaat Paket Gizi Ibu Hamil.

Kolaborasi Cegah Stunting, Pj Bupati Pringsewu Apresiasi DD Lampung dan AIMI Lampung

Kolaborasi Cegah Stunting, Pj Bupati Pringsewu Apresiasi DD Lampung dan AIMI Lampung

Dompet Dhuafa Lampung – Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, menerima audiensi Dompet Dhuafa Lampung pada Kamis (14/12/2023) di Kantor Bupati Pringsewu.

Audiensi ini bertujuan untuk melanjutkan kolaborasi program Dompet Dhuafa Lampung untuk pencegahan dan penanganan stunting di Pringsewu.

Hadir dalam agenda ini Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Daerah Lampung, Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pringsewu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pringsewu serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana Kabupaten Pringsewu.

Pj Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah mengutarakan komitmen pengentasan stunting di Kabupaten pringsewu. Adi juga mengapresiasi  dukungan Dompet Dhuafa Lampung dan AIMI Lampung dalam pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Pringsewu.

“Kami pemerintah berkomitmen dan fokus dalam menangani permasalahan stunting. Kemudian kami juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasinya selama ini. Karena masalah ini perlu dukungan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah setempat sendiri. Namun, perlu adanya sinergi dengan kelompok-kelompok masyarakat,” tuturnya.

Adi Erlansyah menuturkan bahwa pihak Pemerintahan Daerah Pringsewu siap mendukung penuh kegiatan kolaborasi kebaikan ini.

Baca Juga: Jum’at Berkah, Beeme Gandeng Dompet Dhuafa Lampung Wujudkan Kepedulian Terhadap Palestina

Baca Juga: RS Griya Medika Tulang Bawang Donasi Palestina Lewat Dompet Dhuafa Lampung

Gerakan Sadar Gizi Sebagai Program Pencegahan dan Penanganan Stunting

Di awal tahun 2023 lalu, telah berlangsung program kolaborasi antara Pemerintahan Daerah Pringsewu, AIMI Lampung dan Dompet Dhuafa Lampung yakni program Gerakan Sadar Gizi (Genzi).

“Insyaallah di tahun 2024, program Gerakan Sadar Gizi (Genzi) akan berlangsung kembali di Kabupaten Pringsewu. Namun berdasarkan evaluasi, kami akan lebih fokus terhadap bayi yang menderita wasting di bawah usia 2 tahun. Agar intervensi yang kami lakukan nantinya lebih efektif,” ucap Upi Fitriyanti Ketua AIMI Daerah Lampung.

Diketahui, wasting adalah kondisi anak yang berat badannya menurun seiring waktu hingga total berat badannya jauh di bawah standar.

Selain risiko kematian yang tinggi, anak penderita wasting yang tidak tertangani dengan baik berisiko 3 kali lebih tinggi menjadi stunting.

Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi Pemerintahan Daerah Pringsewu selama ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dari pemerintahan daerah Pringsewu. Selain program Gerakan Sadar Gizi (Genzi), kemarin juga ada kolaborasi program dongeng untuk anak-anak bersama pendongeng nasional,” ucapnya.

Lebih lanjut, Yogi memaparkan bahwa program Gerakan Sadar Gizi telah berhasil menjadi inspirasi bagi masyarakat di Pringsewu.

“Alhamdulillah program kami mendapatkan respon positif dari masyarakat. Bahkan informasi yang saya terima dari Dinas Kesehatan, saat ini ada sekitar 10 desa yang terinspirasi dan menduplikasi program serupa di desanya,” tambahnya.

Kolaborasi Paragon DC Lampung dan Dompet Dhuafa Lampung Gelar Aksi Layanan Sehat Gratis Bagi Masyarakat di PKOR Way Halim

Kolaborasi Paragon DC Lampung dan Dompet Dhuafa Lampung Gelar Aksi Layanan Sehat Gratis Bagi Masyarakat di PKOR Way Halim

Dompet Dhuafa Lampung-Paragon Lampung berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Lampung menyelenggarakan aksi layanan sehat gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di depan Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Ahad (29/10/2023).

Agenda ini  dalam rangka memperingati ulang tahun Paragon Corp ke-38 dan bagian dari CSR perusahaan.

“Salah satu pilar CSR Paragoncorp adalah kesehatan. Kegiatan cek kesehatan gratis kolaborasi Paragon DC lampung bersama Dompet Dhuafa Lampung adalah bentuk nyata dari implementasi pilar tersebut bagi masyarakat umum,” ujar Kepala Paragon DC Lampung, Reihan.

Lebih dari 100 masyarakat menjadi penerima manfaat program ini. Setiap penerima manfaat mendapatkan bingkisan produk wardah, snack dan juga susu.

Baca Juga: Kemarau Berkepanjangan, Dompet Dhuafa Lampung-Lampung Geh Peduli Salurkan Air Bersih di Way Gubak

Melalui layanan kesehatan gratis ini bertujuan agar masyarakat menjadi lebih peduli dan sadar akan kesehatannya. Sehingga dapat menjaga pola makan dan menjalankan pola hidup sehat.

“Beberapa layanan kesehatan yang kami sediakan antara lain, cek asam urat, kolesterol, gula darah dan tensi/tekanan darah. Semoga seluruh masyarakat ikut peduli akan kesehatannya dan selalu menjaga serta mengontrol kesehatan tubuh,” terang Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar.

Aksi layanan kesehatan ini didukung oleh tim kesehatan dari RS Aka Medika Sribawono, Lampung Timur.

Baca Juga: Yayasan Pendidikan Rasyid Sedayu Salurkan Donasi Kemanusiaan Palestina Melalui Dompet Dhuafa Lampung

Semangat dan antusias terpancar di wajah para penerima manfaat setelah mengikuti cek kesehatan gratis.
“Alhamdulillah, terima kasih ya. Semoga sehat-sehat dan berkah selalu,” ujar Halimah (79) salah satu penerima manfaat.