Mentari Impian Paragon Corp x Dompet Dhuafa Lampung: Hadirkan Keceriaan Anak-Anak di Pulau Pahawang

Mentari Impian Paragon Corp x Dompet Dhuafa Lampung: Hadirkan Keceriaan Anak-Anak di Pulau Pahawang

Pahawang, 22 November 2025 — Program Mentari Impian, hasil kolaborasi antara Dompet Dhuafa Lampung dan Paragon Corp, kembali menghadirkan momen penuh warna bagi anak-anak di wilayah pesisir. Bertempat di Dusun 1, Desa Pahawang, Kabupaten Pesawaran, agenda ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang digelar di Pulau Pahawang selain peresmian Sumur Bor Air Bersih untuk masyarakat.

 Pada kesempatan ini, tim Dompet Dhuafa Lampung bersama para 30 orang Paragonian melaksanakan aktivitas edukatif dan kompetitif untuk siswa SD melalui tiga jenis perlombaan, yaitu:

  • Lomba mewarnai untuk siswa kelas 1–2 SD
  • Lomba menggambar untuk siswa kelas 3–4 SD
  • Lomba melukis tong sampah untuk siswa kelas 5–6 SD

Kegiatan ini diselenggarakan untuk membawa pengalaman belajar yang kreatif dan menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus mengajak mereka peduli pada lingkungan melalui aktivitas seni. Selain kompetisi, Paragon Corp dan Dompet Dhuafa Lampung juga menyalurkan dua gawang sepak bola dan dua bola untuk digunakan bersama oleh SDN 8 Marga Punduh dan SMPN SATAP 6 Pesawaran, sebagai upaya mendukung aktivitas fisik dan fasilitas olahraga bagi siswa di wilayah tersebut.

Kepala SD N 8 Marga Punduh, Yulianti atau yang akrab disapa Bu Iyung, menyampaikan kegembiraannya atas terselenggaranya kegiatan ini, “Anak-anak di sini sangat senang kalau ada yang membawa agenda dan ngajak seru-seruan. Terima kasih ya nak, sudah datang dan bikin mereka bahagia,” ucapnya penuh hangat.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Nandrianto Suparno, dalam sambutannya menyampaikan, “Mentari Impian bukan hanya program, tetapi jembatan harapan. Kami ingin anak-anak di Pahawang merasakan bahwa mereka dilihat, didengarkan, dan layak mendapatkan ruang untuk tumbuh dengan percaya diri. Terima kasih kepada Paragon Corp yang turut memantapkan langkah ini.”

Salah satu Paragonian yang merupakan crew dari Novo Club Lampung, Lutfiya Marsha Hudayani, mengaku sangat antusias dapat berinteraksi langsung dengan anak-anak di Pahawang. “Saya senang sekali dapat pengalaman berkegiatan bersama adik adik dan seru-seruan banyak hal, tidak kalah menarik membantu dan memberi bantuan ke desa Pahawang. Harapannya semoga agenda-agenda sejenis ini akan ada terus kedepan” tuturnya.

Menjelang siang hari, cuaca mendung dan perlahan hujan turun. Lomba lukis tong sampah yang semula dilaksanakan di tengah lapangan SD, mendadak harus berpindah ke halaman depan kelas untuk menghindari rintik hujan. Acara siang bada zuhur yang seharusnya edukasi dan penanaman mangrove bagi siswa siswi SD dengan sangat terpaksa dibatalkan juga karena selain hujan yang tak kunjung reda, air laut juga sedang pasang. Menjelang siang, ketika karya-karya mewarnai, menggambar, dan melukis tong sampah selesai dinilai, terdengar sorak kecil dari kelompok anak yang menunggu pengumuman pemenang. Beberapa anak memeluk teman di sebelahnya, beberapa lainnya harap-harap cemas menunggu pengumuman pemenang, masih ditengah derasnya hujan.

Ketika diumumkan pemenang dan hadiah dibagikan, suasana berubah menjadi lautan tawa. Ada yang melompat kecil, ada yang bersorak sorai gembira, ada pula yang memeluk erat bingkisan sederhana itu seakan sebuah harta karun. Di tengah keceriaan itu, sulit untuk tidak merasa bahwa Mentari Impian benar-benar menjalankan maknanya—membawa cahaya, harapan, dan kebahagiaan kecil yang mungkin akan mereka ingat dalam waktu yang lama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *